Viral Berkat Bernadya, Cimol Bojot Aa Jadi Incaran Pemburu Takjil di Kampus Binus Jakbar
Bahkan, saking ramainya, salah satu pembeli mengaku datang dua hari berturut-turut karena kehabisan di hari sebelumnya.
Editor:
willy Widianto
Laporan Gabriela Irvine Dharma
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jelang waktu berbuka puasa, kawasan di seberang Universitas Bina Nusantara(Binus) Kemanggisan, Jakarta Barat, dipadati oleh para pemburu takjil.
Baca juga: Resep Kolak Biji Salak, Menu Takjil Buka Puasa yang Manis dan Menyegarkan
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah gerobak Cimol Bojot AA, camilan khas Bandung, Jawa Barat yang baru merambah ke Jakarta sekitar sebulan terakhir ini dipenuhi pembeli.
Meski terbilang pendatang baru, antusiasme warga terhadap cimol ini sangat tinggi. Bahkan di lokasi Binus Kemanggisan, tempat mereka berjualan sejak seminggu terakhir, Cimol Bojot AA mampu menjual hingga 200 lebih porsi setiap hari.
"Ini yang paling laris cimol mozarellanya, 130 porsi ludes dalam sehari," kata Wawan (22), salah satu karyawan Cimol Bojot AA, saat ditemui Tribun di lapaknya, Senin(3/3/2025).
Lapak cimol ini mulai buka sejak pukul 14.00 WIB. Namun, berdasarkan pantauan Tribun di lokasi, antrean pembeli mulai mengular menjelang sore. Bahkan, sekitar pukul 17.00 WIB, stok cimol sudah ludes terjual.
Salah satu daya tarik Cimol Bojot AA ini disebut-sebut karena viral di media sosial TikTok, berkat penyanyi asal Surabaya, Bernadya.
Baca juga: Jajanan Takjil Tumpah Ruah di Benhil Jakpus, Makin Sore Semakin Dipadati Warga
"Saya penasaran karena viralkan di TikTok, yang Bernadya itu. Ya sudah sekalian saja buat takjil buka puasa, buat teman yang manis- manis. Ini beli 16 porsi, sekalian titipan teman-teman juga," kata Retno (24), salah satu pembeli yang rela antre di tengah keramaian.
Antusiasme pembeli yang begitu tinggi membuat suasana di sekitar Binus Kemanggisan, Jakarta Barat semakin ramai. Arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat tersendat akibat kerumunan pembeli.
Baca juga: Resep Es Buah Delima, Minuman Segar untuk Takjil Buka Puasa
Bahkan, saking ramainya, salah satu pembeli mengaku datang dua hari berturut-turut karena kehabisan di hari sebelumnya.
"Kemarin sudah ke sini, tapi habis. Jadi hari ini datang lebih awal," ujar Salwa (19).
Baca tanpa iklan