Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

VIDEO - Puasa Ramadan, Sarana Introspeksi Menuju Manusia Unggul

Bulan Ramadan adalah waktu terbaik untuk introspeksi diri dan memperbaiki kualitas hidup.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in VIDEO - Puasa Ramadan, Sarana Introspeksi Menuju Manusia Unggul
Tangkap layar YouTube Tribunnews
BERKAH RAMADHAN TRIBUNNEWS - Tangkap layar YouTube Tribunnews pada 14 Maret 2025 untuk program BERKAH RAMADHAN: Puasa sebagai Sarana Introspeksi Menjadi Manusia Unggul. Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk introspeksi diri dan memperbaiki kualitas hidup. 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan berkah dan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di bulan ini, umat Muslim diberikan fasilitas berupa ibadah puasa yang tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sebagai momen untuk introspeksi dan memperbaiki diri.

Seperti yang disampaikan oleh Dr. Sudirman, S.H, M.H, Wakil Rektor I IAIN Sorong, bahwa Bulan Ramadhan adalah fasilitas bagi kita untuk mensucikan diri.

Ini adalah saat yang tepat untuk melakukan muhasabah, yaitu refleksi diri terhadap berbagai aspek kehidupan yang telah dilalui.

Dalam ibadah puasa, ada beberapa tingkatan yang bisa kita pahami:

1. Puasa Umum

Tingkatan pertama adalah puasa yang umum, di mana seseorang hanya mengetahui puasa sebatas menahan lapar dan haus.

Namun, hal ini perlu ditingkatkan lebih jauh agar tidak hanya sekadar "berpuasa" tanpa makna.

Rekomendasi Untuk Anda

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengingatkan, "Banyak orang yang puasa tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya selain lapar dan haus."

Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kualitas puasa kita agar lebih bermakna.

2. Puasa Khusus

Pada tingkatan kedua, kita mulai menjaga ucapan, pendengaran, dan tindakan.

Ini adalah puasa yang lebih fokus pada aspek psikis dan spiritual.

Dalam puasa jenis ini, seseorang tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga berusaha untuk mengontrol emosi dan perilaku.

3. Puasa Bil Khusus

Tingkatan tertinggi adalah puasa yang dilakukan dengan penuh kesadaran akan kehadiran Allah.

Di sini, seluruh aktivitas sehari-hari tetap dilakukan, namun semuanya dialokasikan untuk mengingat Allah.

Ini adalah contoh praktik puasa yang diajarkan oleh para Nabi.

Makna dan Tantangan Ibadah Puasa

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas