Rencana Diberlakukan H-5, Contraflow di Tol Japek Batal
Rekaya contraflow di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) batal dilakukan pada Rabu (26/3/2025) atau H-5 Lebaran.
Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Endra Kurniawan

TRIBUNNEWS .COM, BEKASI - Rekaya contraflow di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) batal dilakukan, pada Rabu (26/3/2025) atau H-5 Lebaran.
Keputusan ini diambil setelah pemantauan menunjukkan jumlah kendaraan masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan untuk penerapan rekayasa lalu lintas.
"Contraflow sementara kita batalkan dan kita biarkan untuk lalu lintas normal," ujar Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi, Komjen Imam Sugianto, di KM 29 Tol Japek, Rabu malam.
Baca juga: Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025 Dimulai Besok, Berlaku di Ruas Tol Ini
Menurut Imam, sempat terjadi peningkatan volume kendaraan pada pukul 21.00-22.00 yang melampaui 5.000 kendaraan per jam. Namun, setelahnya angka tersebut kembali menurun sehingga contraflow tidak diperlukan.
"Kita lihat di data centre, lonjakan kendaraan relatif stabil di bawah 5.000 per jam. Tadi sempat di atas 5.000, tapi setelah pukul 21.00 menurun kembali," jelasnya.
Pihak kepolisian akan terus memantau arus lalu lintas dan menyesuaikan rekayasa jika diperlukan, terutama menjelang puncak arus mudik.
Jika terjadi lonjakan signifikan pada 28 Maret, skenario rekayasa yang lebih besar seperti sistem satu arah (one way) bisa diterapkan hingga KM 414 Kalikangkung.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengurai kepadatan pemudik.
Baca juga: Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Terjadi pada 28 Maret 2025
Contraflow direncanakan berlaku di KM 47 hingga KM 70, dengan opsi one way jika jumlah kendaraan melebihi 8.000 per jam.
Pemantauan lalu lintas terus dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik, terutama menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025. (*)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.