Niat Zakat Fitrah bagi Pemberi dan Penerima, Ada 8 Golongan Mustahik
Berikut ini bacaan niat zakat fitrah bagi pemberi dan penerima. Ada 8 golongan mustahik atau orang yang berhak menerima zakat.
Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati

Arti: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri an (..) rafdhan lillahi ta'ala
Arti: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama yang diwakilkan), fardu karena Allah Ta‘ala.”
Doa Memberikan Zakat Fitrah
Rabbana taqobbal minna innaka antas sami'ul 'alim
Arti: “Wahai Tuhan kami, terimalah ibadah kami, Engkau adalah Dzat yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa Menerima Zakat Fitrah
Ajarakallah fi ma a'thaita, wa baraka fi ma abqayta wa ja'alahu laka thahura
Arti: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah
Berikut ini delapan golongan penerima zakat fitrah (mustahik) yang dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
- Fakir: Orang yang tidak memiliki sumber penghasilan apapun yang disebabkan oleh masalah berat, seperti sakit
- Miskin: Orang yang memiliki sumber penghasilan, namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
- Riqab: Hamba sahaya
- Gharim atau gharimin: Orang yang memiliki utang dan kesulitan melunasinya
- Mualaf: Orang yang baru memeluk agama Islam untuk merasakan solidaritas
- Fiisabilillah: Pejuang agama Islam
- Ibnu sabil: Orang yang kehabisan bekal dalam perjalanan jauh
- Amil: Orang yang menyalurkan zakat.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.