Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Keluarkan Jadwal Pembelajaran Siswa Selama Ramadan 2026, Ini Rincian Tanggalnya

Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran bagi murid selama Bulan Ramadan 2026. Ini jadwalnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pemerintah Keluarkan Jadwal Pembelajaran Siswa Selama Ramadan 2026, Ini Rincian Tanggalnya
Tribunnews/Taufik Ismail
BELAJAR SELAMA RAMADAN - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/2/2025). Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran bagi murid selama Bulan Ramadan 2026. Ini jadwalnya. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah menekankan pembelajaran selama Ramadan tak hanya fokus akademik, tetapi juga penguatan iman, takwa, akhlak, serta karakter sosial seperti empati, gotong royong, dan kepedulian.
  • Murid Muslim diarahkan pada tadarus, pesantren kilat, dan kajian keislaman, sementara murid non-Islam mengikuti bimbingan rohani sesuai agama masing-masing. 
  • Kegiatan sosial seperti berbagi takjil, zakat, lomba keagamaan, dan gerakan satu jam tanpa gawai juga didorong.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menetapkan pengaturan pembelajaran bagi murid selama Bulan Ramadan 2026.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa pembelajaran selama Bulan Ramadan tidak hanya diarahkan pada aspek akademik, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat iman, takwa, akhlak mulia, serta karakter sosial anak-anak Indonesia.

“Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif,” ujar Pratikno

Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Pratikno di Kantor Kemenko PMK, pada Kamis (5/2/2026).

Dalam pengaturannya, pemerintah mendorong penguatan materi keagamaan yang disesuaikan dengan agama masing-masing peserta didik. 

Bagi murid beragama Islam, kegiatan dapat berupa tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas lain yang mendukung penguatan iman, takwa, dan akhlak mulia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, murid beragama non-Islam difasilitasi melalui bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan lain sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Selain penguatan keagamaan, pembelajaran selama Ramadan juga diarahkan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif.

Kegiatan tersebut antara lain berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, kompetisi keagamaan seperti lomba adzan, musabaqah tilawatil quran (MTQ), cerdas cermat keagamaan, serta berbagai kegiatan positif lainnya.

"Kita ingin anak-anak belajar empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Ramadan ramah anak harus diisi dengan aktivitas yang membangun karakter, termasuk gerakan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, gerakan satu jam tanpa gawai, dan kegiatan positif lainnya," kata Pratikno.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Kebut Pembangunan Huntara & Masjid di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

Adapun hasil rapat menyepakati skema pembelajaran selama Bulan Ramadan 2026 sebagai berikut: 

  • Pembelajaran di luar satuan pendidikan pada 18 hingga 20 Februari 2026
  • Pembelajaran tatap muka pada 23 Februari hingga 16 Maret 2026
  • Libur pasca-Ramadan pada 23 hingga 27 Maret 2026.
Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas