Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

5 Alasan Kurma jadi Buah yang Dianjurkan Dimakan saat Berbuka Puasa

Inilah 5 alasan buah kurma disarankan untuk dikonsumsi saat buka puasa di bulan Ramadan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Salma Fenty

Ringkasan Berita:
  • Manfaat buah kurma.
  • Keunggulan mengonsumsi kurma saat buka puasa.
  • Kandungan yang terdapat dalam kurma.

 

TRIBUNNEWS.COM - Berbuka puasa terasa kurang sempurna tanpa kehadiran kurma.

Buah manis ini bukan hanya mampu mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus, tetapi juga menyimpan berbagai khasiat bagi tubuh.

Tak heran jika kurma menjadi menu andalan saat waktu berbuka tiba.

Dirangkum dari berbagai sumber kesehatan, berikut sejumlah manfaat kurma yang baik untuk tubuh:

1. Membantu Sistem Pencernaan

Kurma dikenal sebagai sumber serat yang cukup tinggi. Padahal, banyak orang masih belum memenuhi kebutuhan serat hariannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Asupan serat dari kurma dapat membantu memperlancar proses pencernaan, mencegah sembelit, serta membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Mengonsumsi sekitar 3–5 butir kurma saat berbuka sudah membantu mencukupi sebagian kebutuhan serat harian tubuh.

2. Kaya Akan Mineral Penting

Buah kurma mengandung berbagai mineral, seperti kalium, magnesium, fosfor, dan kalsium. Mineral-mineral tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis.

Tak hanya itu, kombinasi kandungan tersebut juga mendukung fungsi otot, menjaga kekuatan gigi, serta membantu memelihara kesehatan kulit.

3. Baik untuk Kesehatan Usus

Kurma mengandung prebiotik alami, termasuk serat larut dan oligosakarida, yang menjadi asupan bagi bakteri baik di dalam usus.

Keseimbangan bakteri baik di saluran cerna berkontribusi pada sistem pencernaan yang lebih optimal. Bahkan, kondisi usus yang sehat juga berkaitan dengan daya tahan tubuh yang lebih kuat.

4. Tidak Menyebabkan Lonjakan Gula Darah Drastis

Walaupun rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, berkisar antara 43 hingga 55.

Artinya, konsumsi kurma dalam jumlah wajar tidak memicu kenaikan gula darah secara tiba-tiba. Karena itu, kurma masih dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dengan porsi yang terkontrol.

5. Tinggi Antioksidan untuk Jantung

Kurma juga kaya akan antioksidan yang berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas