Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ustazah Bahijah Hamid: Ramadan, momentum spiritual kolektif

Forum Komunitas Ustazah Sejabodetabek menggelar tradisi khataman Al-Quran dan doa bersama. Ustazah Bahijah Hamid menyampaikan ceramah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ustazah Bahijah Hamid: Ramadan, momentum spiritual kolektif
HO/IST
DOA BERSAMA - Forum Komunitas Ustazah Sejabodetabek (FOKUS) menggelar khatam Al-Qur’an dan doa bersama di Alhamd Carpet, kediaman H. Malik Mahboob Ahmad, kawasan Radio Dalam, Jakarta, Kamis (11/2/2026). Mereka mendoakan Indonesia menuju kehidupan yang lebih adil, sejahtera, dan penuh keberkahan. 
Ringkasan Berita:
  • Ustazah Bahijah Hamid, menekankan pentingnya memaknai Ramadan sebagai momentum spiritual kolektif
  • Ramadan adalah momentum terbaik untuk memohon kebaikan, bukan hanya bagi diri dan keluarga, tetapi juga bagi bangsa dan negara
  • Ramadan tahun ini diharapkan menjadi titik balik perbaikan kolektif bagi seluruh rakyat Indonesia, memperkuat solidaritas sosial, serta mewujudkan kemajuan bangsa yang berkelanjutan

 

TRIBUNNEWS.COM - Menyambut kedatangan bulan suci Ramadan 1447 H, Forum Komunitas Ustazah Sejabodetabek (FOKUS) menggelar tradisi khataman Al-Quran dan doa bersama.

Acara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi momentum krusial untuk memanjatkan doa bagi stabilitas bangsa dan keselamatan negara di tengah berbagai tantangan global maupun domestik.

Ketua Umum FOKUS sekaligus pemimpin Majelis Ta'lim Daruttaqwa, Ustazah Bahijah Hamid, menekankan pentingnya memaknai Ramadan sebagai momentum spiritual kolektif.

Baca juga: Cerita Terry Putri Jalani Puasa 20 Jam saat Ramadan di Amerika

Ia merujuk pada tafsir Surat Al-Baqarah ayat 186, yang letaknya berada di antara ayat-ayat perintah puasa.

"Membaca Surat Al-Baqarah ayat 186 mengajarkan kita bahwa saat berpuasa dan menjelang berbuka adalah waktu yang sangat mustajab. Ini adalah momentum terbaik untuk memohon kebaikan, bukan hanya bagi diri dan keluarga, tetapi juga bagi bangsa dan negara," ujar Ustazah Bahijah, di Alhamd Carpet,  milik H. Malik Mahboob Ahmad, Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Ia juga menambahkan rujukan Surat An-Naml ayat 62, yang menegaskan bahwa hanya Allah SWT yang mampu mengabulkan doa hamba-Nya yang sedang dalam kesulitan.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat intensitas doa.

Dalam munajatnya, FOKUS secara khusus mendoakan Presiden RI Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kekuatan dalam memimpin Indonesia menuju kehidupan yang lebih adil dan sejahtera.

Ustazah Bahijah menegaskan bahwa mendoakan pemimpin adalah kewajiban moral setiap warga negara.

Selain untuk pemimpin bangsa, doa juga dipanjatkan bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah bencana alam di berbagai wilayah, seperti Aceh, Medan, Padang, Jawa Barat, dan kota-kota lainnya.

"Mudah-mudahan saudara-saudara kita yang terkena musibah diberikan pertolongan dan kesabaran oleh Allah SWT. Apa yang kita lakukan hari ini adalah amal saleh untuk menguatkan mereka secara spiritual," tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, H. Malik Mahboob Ahmad selaku tuan rumah, mengajak para ulama, pimpinan masjid, dan majelis taklim di seluruh Indonesia untuk menjadikan doa sebagai napas perjuangan bangsa.

Ia mengusulkan empat poin utama sebagai gerakan nasional, antara lain: 

  • Khatm Al-Quran untuk Bangsa, menjadikan tadarus sebagai sarana mendoakan Presiden, rakyat, dan perdamaian dunia.
  • Gerakan Doa Lintas Agama, mengajak seluruh rakyat Indonesia mendoakan negara sesuai keyakinan masing-masing.
  • Kewajiban Moral Spiritual, menanamkan pemahaman bahwa mendoakan negara berdampak positif bagi kehidupan berbangsa.
  • Munajat Nasional, mengusulkan doa bersama, istighotsah, dan zikir serentak di seluruh provinsi, baik di lembaga pendidikan maupun kantor pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, FOKUS berharap Ramadan tahun ini menjadi titik balik perbaikan kolektif bagi seluruh rakyat Indonesia, memperkuat solidaritas sosial, serta mewujudkan kemajuan bangsa yang berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas