Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bau Mulut saat Puasa? Begini Cara Mudah Mencegahnya

Bau mulut saat puasa dapat dicegah dengan menjaga kebersihan gigi dan lidah, menggunakan dental floss dan obat kumur, serta mencukupi kebutuhan air.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Bau Mulut saat Puasa? Begini Cara Mudah Mencegahnya
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
CEGAH BAU MULUT - Pada beberapa orang, bau mulut juga dapat muncul. Bau mulut saat berpuasa sering terjadi karena produksi air liur berkurang, sehingga bakteri di dalam mulut berkembang lebih cepat dan menimbulkan aroma tidak sedap. Menurut drg. Titik Nurhayati dari IPB University, kondisi ini dipicu mulut kering akibat tidak makan dan minum dalam waktu lama. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 
Ringkasan Berita:
  • Bau mulut saat berpuasa sering terjadi karena produksi air liur berkurang, sehingga bakteri di dalam mulut berkembang lebih cepat dan menimbulkan aroma tidak sedap.
  • Menurut drg. Titik Nurhayati dari IPB University, kondisi ini dipicu mulut kering akibat tidak makan dan minum dalam waktu lama.
  • Bau mulut dapat dicegah dengan menjaga kebersihan gigi dan lidah, menggunakan dental floss dan obat kumur, mencukupi kebutuhan air, serta menghindari makanan beraroma tajam dan tinggi gula.

 

TRIBUNNEWS.COM - Bau mulut saat berpuasa adalah keluhan yang sering dialami banyak orang, terutama selama bulan Ramadan.

Kondisi ini umumnya terjadi karena produksi air liur berkurang saat tidak makan dan minum dalam waktu lama.

Akibatnya, bakteri di dalam mulut berkembang lebih cepat dan menimbulkan aroma tidak sedap.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri dan memicu masalah sosial. 

Meski wajar terjadi, bau mulut saat berpuasa tetap bisa dicegah dengan langkah-langkah sederhana dan konsisten.

Berikut penjelasan lengkapnya.

Mengapa Bau Mulut Terjadi saat Puasa?

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Unit Kesehatan IPB University drg. Titik Nurhayati menjelaskan bahwa bau mulut saat puasa umumnya terjadi karena produksi air liur di dalam mulut berkurang.

"Bau mulut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada semua usia. Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan kesehatan gigi dan mulut hingga masalah pencernaan, seperti asam lambung," ujar Titik, dikutip dari laman resmi ipb.ac.id, Kamis (19/2/2026).

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi ini membuat mulut menjadi kering karena tidak ada aktivitas mengunyah yang biasanya merangsang produksi air liur.

Padahal, air liur memiliki peran penting sebagai "pembersih alami" di dalam mulut.

Baca juga: Apakah Tetes Telinga Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Lengkap dan Dalilnya

Air liur membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau tidak sedap.

"Ketika produksi air liur berkurang, bakteri di dalam mulut dapat berkembang lebih banyak dan akhirnya menimbulkan bau mulut," jelasnya.

Cara Mencegah Bau Mulut saat Puasa

Untuk mencegah bau mulut saat puasa, Titik menyarankan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin.

Ia menekankan pentingnya menggosok gigi secara teratur minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.

Saat menyikat gigi, pastikan seluruh permukaan gigi dan lidah ikut dibersihkan karena bakteri banyak menempel di area tersebut.

Menurutnya, lidah sering menjadi tempat menumpuknya sisa makanan yang bisa memicu bau tidak sedap. Karena itu, membersihkan lidah secara perlahan juga perlu dilakukan.

Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi (dental floss) sangat dianjurkan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat.

"Selain menyikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dianjurkan karena menyikat gigi saja belum tentu membersihkan seluruh rongga mulut. Sisa makanan bisa tertinggal di sela-sela gigi dan perlu dibersihkan dengan dental floss," ujarnya.

Titik juga menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama bau mulut saat puasa.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

"Usahakan minum air mineral sekitar 1,5 hingga 2 liter antara waktu berbuka hingga sahur agar mulut tidak terlalu kering," kata Titik.

Selain itu, ia menyarankan untuk menghindari makanan beraroma tajam serta mengurangi makanan dan minuman tinggi gula. Bawang putih, bawang merah, dan makanan manis berlebihan dapat memperparah bau mulut.

Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya serat. Kandungan serat membantu membersihkan sisa makanan di dalam mulut secara alami.

Dengan menjaga pola makan dan kebersihan mulut secara konsisten, bau mulut saat puasa dapat dicegah sehingga ibadah dapat dijalani dengan lebih nyaman.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas