50 Pantun Ucapan Selamat Buka Puasa Ramadan 2026 yang Unik dan Lucu, Cocok Diposting di Sosmed
Ramadan tiba, artinya umat muslim berpuasa di bulan ini, agar suasana buka puasa lebih semarak, berikut pantun ucapan untuk sambut buka puasa 2026.
Penulis:
Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor:
Sri Juliati
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan telah tiba, artinya umat muslim mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Berpuasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam agama Islam.
Mengutip dari baznas.go.id, puasa adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat karena Allah SWT.
Puasa juga menjadi sarana melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri.
Untuk menambah semangat semarak puasa Ramadan 2026 kali ini, berikut Tribunnews rangkum kumpulan pantun ucapan Selamat Berbuka puasa Ramadan 2026 yang unik dan lucu.
Pantun-pantun ini bisa dikirimkan ke teman, sahabat, atau diposting di sosial media Anda.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Kota Palu, Sulawesi Tengah Kamis, 19 Februari 2026
Kumpulan Pantun Ucapan Selamat Berbuka Puasa 2026
- Ke pasar beli ikan nila,
Pulangnya lupa beli ketupat.
Akhirnya azan magrib tiba,
Saatnya buka puasa dengan semangat! - Burung nuri terbang ke seberang,
Hinggap sebentar di dahan cemara.
Perut bunyi sudah berdentang,
Tanda buka puasa segera tiba. - Jalan sore ke alun-alun,
Pulangnya beli es kelapa.
Ramadan datang penuh ampun,
Waktu berbuka penuh bahagia. - Pergi ke sawah menanam padi,
Pulangnya singgah beli kolak.
Puasa seharian sudah terlewati,
Kini waktunya perut bergejolak. - Ke pantai lihat matahari,
Jangan lupa beli gorengan.
Ayo berbuka penuh syukuri,
Puasa seharian penuh perjuangan. - Anak ayam turun sepuluh,
Satu mati tinggal sembilan.
Perut keroncongan sudah penuh,
Azan magrib jadi penyelamatan. - Beli kurma di pasar lama,
Sekalian beli kolak pisang.
Buka puasa paling utama,
Bersyukur, senyum, dan tenang. - Pergi ke taman naik sepeda,
Pulangnya bawa air kelapa.
Lapar hilang seketika,
Saat adzan magrib menyapa. - Ke kebun petik buah mangga,
Tak lupa bawa pisau tajam.
Tak terasa puasa seharian juga,
Kini waktunya berbuka malam. - Ke pasar beli pepaya,
Tak lupa beli gorengan.
Buka puasa penuh bahagia,
Karena iman jadi pegangan. - Burung pipit terbang ke rawa,
Hinggap sebentar di batang cemara.
Haus dan lapar hilang seketika,
Saat waktu buka puasa tiba. - Pergi ke laut naik perahu,
Singgah sebentar beli ikan.
Perut kosong tak lagi pilu,
Karena magrib sudah berkumandang. - Ke sawah bawa caping tua,
Hujan turun membasahi badan.
Tak ada nikmat yang lebih terasa,
Selain buka puasa penuh keberkahan. - Ke hutan cari kayu bakar,
Ketemu rusa di tengah jalan.
Buka puasa jangan berlebihan,
Ingat sunnah Nabi jadi pegangan. - Ke pasar beli semangka,
Jangan lupa beli kurma juga.
Ramadan penuh cinta dan doa,
Berbuka jadi momen bahagia. - Ke taman duduk santai,
Minum es teh terasa nikmat.
Puasa seharian jadi usai,
Saat azan magrib terdengar cepat. - Ke danau lihat ikan mas,
Air jernih terlihat tenang.
Buka puasa hati pun puas,
Karena nikmat Tuhan tak terbilang. - Ke kota naik kereta,
Singgah sebentar beli kolak.
Tak terasa waktu berlalu juga,
Magrib datang perut pun berolak. - Ke pantai cari kerang,
Tak sengaja ketemu teman lama.
Berbuka puasa hati senang,
Karena Ramadan penuh makna. - Ke rumah nenek di desa,
Disuguhi kolak dan kurma.
Berbuka puasa penuh rasa,
Cinta keluarga penuh bahagia. - Ke sawah melihat padi,
Angin sepoi bikin nyaman.
Buka puasa penuh syukuri,
Nikmat Tuhan tak terkirakan. - Ke pasar beli gula merah,
Sekalian beli santan kelapa.
Kolak manis bikin cerah,
Buka puasa jadi sempurna. - Ke taman lihat bunga melati,
Harumnya bikin hati tenang.
Berbuka puasa penuh arti,
Bukan sekadar kenyang. - Ke sungai melihat ikan kecil,
Air mengalir begitu jernih.
Buka puasa jangan berlebihan,
Agar ibadah tetap bersih. - Ke toko beli air mineral,
Sekalian beli roti tawar.
Buka puasa itu simpel,
Yang penting hati sabar. - Ke gunung melihat kabut,
Udara dingin bikin segar.
Magrib datang rasa terangkut,
Lapar hilang jadi lega benar. - Ke pasar beli pisang raja,
Sekalian beli ketan hitam.
Kolak hangat bikin bahagia,
Berbuka jadi momen paling dalam. - Ke kota lihat gedung tinggi,
Lampu menyala begitu terang.
Berbuka puasa hati pun suci,
Karena Ramadan penuh berkah Tuhan. - Ke danau naik sepeda,
Angin sore terasa sejuk.
Buka puasa penuh bahagia,
Karena nikmat tak pernah surut. - Ke rumah buka jendela,
Angin masuk terasa nyaman.
Berbuka puasa penuh doa,
Semoga hidup penuh keberkahan.
Baca juga: Apakah Menonton Video Mukbang Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Fikihnya
- Ke pasar beli es batu,
Tak lupa beli sirup merah.
Buka puasa jangan terburu-buru,
Awali dengan doa penuh berkah. - Ke taman bermain layangan,
Langit sore begitu cerah.
Buka puasa penuh kebahagiaan,
Karena Ramadan penuh berkah. - Ke kebun petik kelapa,
Airnya segar pelepas dahaga.
Buka puasa hati pun lega,
Puasa seharian tak terasa. - Ke desa naik sepeda tua,
Jalan berlumpur tak jadi halangan.
Buka puasa penuh bahagia,
Karena iman jadi pegangan. - Ke pasar beli tempe goreng,
Sekalian beli tahu isi.
Berbuka sederhana pun senang,
Asal hati penuh isi. - Ke laut lihat ombak besar,
Angin kencang bikin segar.
Buka puasa hati pun sabar,
Nikmat Tuhan makin terasa benar. - Ke kota lihat lampu jalan,
Terang benderang sepanjang malam.
Berbuka puasa penuh keimanan,
Ramadan hadir penuh kedamaian. - Ke sawah lihat burung pipit,
Terbang rendah cari makan.
Buka puasa walau sederhana,
Rasanya penuh kenikmatan. - Ke hutan cari buah hutan,
Tak lupa bawa bekal.
Buka puasa penuh syukuran,
Karena nikmat Tuhan kekal. - Ke rumah buka pintu,
Aroma masakan menyapa hati.
Buka puasa penuh rindu,
Keluarga jadi nikmat sejati. - Ke pasar beli kurma ajwa,
Sekalian beli air zam-zam.
Buka puasa penuh doa,
Semoga hidup penuh salam. - Ke taman duduk di bangku,
Lihat langit berubah warna.
Buka puasa penuh syukur selalu,
Karena Ramadan penuh makna. - Ke sungai lempar batu kecil,
Air beriak jadi gelombang.
Buka puasa hati pun stabil,
Karena iman makin berkembang. - Ke desa lihat anak kecil,
Main bola di tanah lapang.
Buka puasa hati pun kecil,
Dalam arti rendah dan tenang. - Ke pasar beli nasi ketan,
Sekalian beli kolak labu.
Buka puasa penuh kenangan,
Ramadan selalu dirindu. - Ke kota naik angkutan,
Lampu sore mulai menyala.
Buka puasa penuh keikhlasan,
Hidup terasa lebih bermakna. - Ke kebun lihat bunga mawar,
Merah indah penuh pesona.
Buka puasa hati pun segar,
Karena iman jadi mahkota. - Ke rumah ambil piring,
Siap sajikan hidangan buka.
Buka puasa bikin senyum mengiring,
Karena bahagia datang seketika. - Ke sawah lihat padi kuning,
Siap panen penuh harapan.
Buka puasa iman pun ning,
Naik derajat keimanan. - Ke pantai lihat senja,
Langit jingga begitu indah.
Buka puasa penuh bahagia,
Karena Ramadan penuh berkah.
Baca juga: Agar Puasa Bisa Menenangkan Jiwa, Ikuti 7 Tips dari Psikiater
Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan
Doa buka puasa ini dibacakan ketika adzan Maghrib berkumandang.
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin
Artinya:
"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."
Keistimewaan Bulan Suci Ramadhan
Dikutip dari buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah oleh Muhammad Syukron Maksum, terdapat beberapa keistimewaan dari bulan suci Ramadhan sebagai berikut:
1. Bulan berlimpah berkah
Saat datang bulan Ramadhan Rasulullah SAW, bersabda, sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah, sebagai berikut: "Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syaitan-syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya." (HR. Ahmad, An-Nasa'I, dan Baihaqi).
2. Bulan Kegembiraan bagi pecinta kebaikan
Sahabat Arfah pernah berkata, "Suatu ketika aku berada di rumah Uthbah bin Farqad, kebetulan ia sedang membicarakan puasa Ramadhan, lalu masuk seorang laki-laki, salah seorang sahabat Nabi SAW. Melihat laki-laki itu Uthbah menaruh hormat padanya dan diam. Tamu itupun menyampaikan hadis tentang Ramadhan. Ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW, bersabda tentang Ramadhan,'Pada bulan itu pintu-pintu neraka ditutup, dibuka pintu-pintu surga dan dibelenggu syaitan-syaitan'." Rasulullah SAW mengulas lagi, "Dan seorang malaikat akan berseru"'Hai pecinta kebaikan bergembiralah? Hai pecinta kejahatan, hentikanlah! Sampai Ramadhan berakhir." (HR Ahmad, dan An-Nasa'i).
3. Saat penghapusan kesalahan diampuni dosa-dosanya
Baca tanpa iklan