Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Apakah Boleh Mandi Wajib setelah Sahur? Simak Penjelasan dan Tata Caranya

Umat Islam harus melakukan mandi wajib setelah berhadats besar agar kembali suci, tapi apa boleh setelah sahur? Berikut penjelasannya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Apakah Boleh Mandi Wajib setelah Sahur? Simak Penjelasan dan Tata Caranya
Tribunwow/IST
ILUSTRASI BERDOA - Umat Islam harus melakukan mandi wajib setelah berhadats besar agar kembali suci, tapi apa boleh setelah sahur? Berikut penjelasannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Mandi wajib atau mandi janabah, atau yang biasa disebut mandi junub, harus dilakukan umat Islam setelah berhubungan badan.

Mandi wajib juga diharuskan bagi perempuan yang menyelesaikan masa haidnya.

Umat Islam harus melakukan mandi wajib setelah berhadats besar agar kembali suci.

Mandi wajib secara istilah adalah menuangkan air ke seluruh badan dengan cara khusus, bertujuan untuk menghilangkan hadast besar.

Ketika seseorang belum melaksanakan mandi wajib setelah dirinya mengalami hadast besar, maka tidak sah baginya melakukan berbagai jenis ibadah seperti salat dan puasa termasuk dalam hal ini adalah puasa Ramadhan.

Hukum Mandi Wajib setelah Sahur

Dikutip dari laman baznas.go.id, apabila kondisi tidak memungkinkan seperti air terlalu dingin, cuaca dingin yang menusuk, atau karena alasan lainnya sehingga sebagian orang ada yang memilih untuk mengakhirkan mandi wajibnya hingga pagi hari sebelum fajar.

Padahal pada hari itu, dirinya sudah masuk kewajiban untuk berpuasa karena masa haidnya telah selesai.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengenai hal tersebut, mandi wajib tidak mempengaruhi sah atau tidaknya puasa.

Bahkan ketika mandi wajib itu ditunda secara sengaja hingga waktu fajar tiba.

Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah Ra dan Ummu Salamah Ra, yang berbunyi:

“Nabi Muhammad Saw pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima. Setelah masuk waktu subuh tiba, beliau mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).

Syaikh Wahbah Al-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu menjelaskan bahwa, barangsiapa di waktu subuh masih junub atau perempuan haid yang sudah suci sebelum fajar, kemudian keduanya mandi setelah fajar, maka puasa pada hari itu sudah mencukupi bagi keduanya (sah).

Baca juga: Doa Sesudah Sahur Puasa Ramadhan, Waktu Mustajab yang Penuh Berkah

Lantas, apakah boleh mandi wajib setelah sahur?

Tentu boleh, sebagaimana yang telah dijelakan dalam sebuah hadits shahih di atas.

Namun, memang sebaiknya telah melakukan mandi wajib sebelum sahur jika tidak ada halangan tertentu. 

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas