Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Catat, Ini 6 Amalan Ringan yang Pahalanya Besar saat Puasa Ramadan, Jangan Sampai Terlewat

Di bulan yang penuh keberkahan ini, ada sejumlah amalan yang tampak sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Ringkasan Berita:
  • Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga waktu terbaik untuk mengumpulkan pahala melalui amalan-amalan sederhana.
  • Zikir, senyum kepada sesama, mengucap basmallah, hingga mengajak orang berbuat baik termasuk ibadah ringan dengan ganjaran luar biasa.
  • Konsistensi dalam melakukan amalan kecil selama Ramadan dapat menjadi investasi pahala besar yang terus mengalir.

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini, umat Muslim di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Bulan suci yang datang setahun sekali ini menjadi momen istimewa untuk memperbanyak amal dan memperbaiki diri.

Puasa Ramadan adalah ibadah wajib yang dilaksanakan selama satu bulan penuh, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari setiap harinya. 

Selama kurang lebih 13–14 jam (tergantung wilayah), umat Islam menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa, sekaligus menjaga lisan dan perbuatan. 

Namun hakikat puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di bulan yang penuh keberkahan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. 

Bahkan, ada sejumlah amalan yang tampak sederhana, mudah dilakukan, tetapi memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.

Rekomendasi Untuk Anda

Melalui program TANYA USTAZ Tribunnews, Dr. H. Salman Faris, M.A menyampaikan bahwa terdapat amalan-amalan ringan yang sering dianggap sepele, padahal ketika ditimbang di akhirat kelak, nilainya sangat besar.

6 Amalan Ringan yang Pahalanya Besar saat Ramadan

Berikut enam amalan tersebut:

1. Memperbanyak Kalimat Tasbih

Baca juga: Hukum Ngabuburit sambil Main Game dan Scroll TikTok Saat Ramadan, Sah Tapi Bisa Hilang Pahala

Zikir menjadi amalan yang sangat mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja. 

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah r.a, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa ada dua kalimat yang ringan diucapkan tetapi berat dalam timbangan amal, yaitu:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ – سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

(Subhanallah wabihamdihi, subhanallahil ‘azhim)

Artinya: Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.

Dalam riwayat lain disebutkan, ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang zikir yang mudah namun besar pahalanya, beliau menganjurkan untuk memperbanyak ucapan “Subhanallah walhamdulillah.” 

Zikir ini singkat, tetapi sarat makna pengagungan dan rasa syukur kepada Allah.

2. Bersedekah

Sedekah tidak selalu identik dengan harta yang besar. 

Bentuk paling sederhana dari sedekah adalah menghadirkan senyum kepada sesama. 

Senyum tulus yang membuat orang lain merasa dihargai dan bahagia pun sudah bernilai ibadah.

Selain itu, sedekah harta yang dilakukan secara konsisten juga memiliki keutamaan besar. 

Memberi dalam jumlah kecil tetapi rutin dan berulang kali bisa lebih bernilai dibandingkan memberi sekali dalam jumlah besar namun jarang dilakukan. 

Seperti, yang kita lakukan dengan harta kita, bersedakah Rp 1000 selama 1x dengan bersedekah Rp 1 juta berkali-kali itu pasti jauh lebih besar pahala, yang dilakukan semakin banyak tetapi dilakukan secara berulang-ulang.

Ramadan menjadi waktu terbaik untuk membiasakan diri berbagi.

3. Mengawali Aktivitas dengan Basmallah

Kebiasaan mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai aktivitas sering dianggap hal kecil. 

Padahal, niat yang disertai dengan menyebut nama Allah dapat mengubah aktivitas biasa menjadi bernilai ibadah.

Tanpa menyebut basmallah dan menghadirkan niat yang benar, suatu pekerjaan bisa saja hanya menjadi rutinitas duniawi. 

Namun ketika diawali dengan menyebut nama Allah, pekerjaan tersebut bernilai ibadah dan mendatangkan keberkahan.

4. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an. 

Karena itu, membaca dan mentadaburi Al-Qur’an sangat dianjurkan, bukan hanya di bulan ini, tetapi juga sepanjang tahun.

Dalam ajaran Islam disebutkan bahwa setiap satu huruf Al-Qur’an bernilai satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. 

Di bulan Ramadan, pahala tersebut semakin berlipat.

Maka, meluangkan waktu untuk membaca beberapa ayat setiap hari dapat menjadi investasi pahala yang luar biasa.

5. Mengajak Orang Lain Berbuat Baik

Kebaikan tidak berhenti pada diri sendiri. 

Ketika seseorang mengajak orang lain melakukan amal saleh, lalu orang tersebut mengikutinya, maka pahala yang diperoleh akan terus mengalir tanpa mengurangi pahala pelakunya.

Sebaliknya, mengajak kepada keburukan juga akan mendatangkan konsekuensi dosa yang sama. 

Oleh sebab itu, Ramadan menjadi momen tepat untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, baik melalui nasihat, teladan, maupun ajakan sederhana.

6. Melaksanakan Sholat Sunah Qobliyah Subuh

Sholat sunah dua rakaat sebelum Subuh termasuk amalan yang ringan, tetapi keutamaannya sangat besar. 

Dalam riwayat dari Aisyah r.a disebutkan bahwa dua rakaat sebelum Subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.

Bayangkan, hanya dengan beberapa menit sebelum azan Subuh, seseorang bisa meraih pahala yang nilainya melebihi kenikmatan dunia. 

Jika dikerjakan secara rutin selama Ramadan, tentu ganjarannya semakin besar.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait Puasa Ramadan 2026

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas