Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pesan Menyentuh Menteri Agama, Taubat Jadi Kunci Perubahan Hidup dan Pengampunan Dosa

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memulai perbaikan diri dengan taubat sebagai langkah kembali ke jalan yang benar. 

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pesan Menyentuh Menteri Agama, Taubat Jadi Kunci Perubahan Hidup dan Pengampunan Dosa
Tangkap layar YouTube KompasTV
SIDANG ISBAT – Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026), sebelum memimpin sidang isbat awal Ramadan 1447 H/2026 M. Ia menjelaskan alasan pemindahan lokasi sidang isbat dari kantor Kemenag karena proyek pembangunan di Jalan MH Thamrin. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memulai perbaikan diri dengan taubat sebagai langkah kembali ke jalan yang benar.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memulai perbaikan diri dengan taubat.
  • Menurut Nasaruddin Umar, taubat bermakna kembali ke jalan yang dituntunkan Allah SWT. 
  • Taubat sejati atau taubat nashuha membuka pintu pengampunan seluas-luasnya bagi manusia.

 

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat memulai perbaikan diri dengan taubat sebagai langkah kembali ke jalan yang benar. 


Pesan ini disampaikan Nasaruddin Umar dalam tulisannya berjudul Awalilah Dengan Taubat, yang menekankan pentingnya kesadaran spiritual dalam memperbaiki masa lalu.

Baca juga: Menteri Agama Soal Perbedaan Awal Ramadan 1447 H: Indonesia Berpengalaman Berbeda Tapi Tetap Utuh


Menurut Nasaruddin Umar, taubat bermakna kembali ke jalan yang dituntunkan Allah SWT. 


Ia menjelaskan, taubat sejati atau taubat nashuha membuka pintu pengampunan seluas-luasnya bagi manusia.

Rekomendasi Untuk Anda


"Awalilah perbaikan masa lampaunya dengan taubat. Taubat berasal dari akar kata taba-yatubu berarti kembali, yakni kembali ke jalan benar yang dituntunkan Allah SWT,"tutur Menteri Agama dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026). 


Ia menegaskan bahwa sebesar apa pun dosa seseorang, pengampunan tetap terbuka selama taubat dilakukan dengan sungguh-sungguh. 


Dalam tulisannya, ia mengutip ayat Al-Qur’an yang menegaskan bahwa Allah menyukai orang yang bertaubat dan mensucikan diri.

 

Taubat Membuka Harapan bagi Setiap Pendosa


Nasaruddin Umar menekankan bahwa Islam memberikan optimisme bagi setiap orang yang ingin berubah. 


Ia mengutip firman Allah SWT yang menegaskan bahwa pelaku kesalahan masih memiliki kesempatan memperoleh ampunan selama memohon dengan tulus.


"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,"imbuhnya. 


Ia juga menyoroti ayat yang mengingatkan agar manusia tidak berputus asa dari rahmat Allah. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas