Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-10 Ramadhan, Simak Keutamaannya
Malam ke-10 Tarawih 1447 H jatuh 27 Februari 2026, ini fadhilahnya: Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Sri Juliati
Ringkasan Berita:
- 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Malam ke-10 Tarawih bertepatan dengan Jumat malam, 27 Februari 2026.
- Dalam Durratun Nashihin, malam ke-10 disebut mendapat kebaikan dunia dan akhirat.
TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan demikian, pelaksanaan shalat Tarawih dimulai pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Berdasarkan hitungan tersebut, malam ke-10 Ramadan 1447 H jatuh pada Jumat malam, 27 Februari 2026, setelah waktu Magrib.
Pada malam inilah umat Islam memasuki malam kesepuluh pelaksanaan shalat Tarawih.
Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan.
Ibadah ini menjadi bagian penting dalam menghidupkan malam-malam Ramadan, selain puasa di siang hari.
Dalam Kitab Durratun Nashihin dijelaskan tentang keutamaan shalat Tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30.
Keterangan dalam kitab tersebut tidak bersumber dari hadis, namun sering dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.
Berikut fadhilah shalat Tarawih malam ke-10 sebagaimana tercantum dalam Kitab Durratun Nashihin:
Malam 10: Pada malam yang kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
Penjelasan ini menunjukkan bahwa orang yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke-10 dijanjikan kebaikan yang menyeluruh.
Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam 1-30 Ramadan, Ini Keutamaannya
Kebaikan di dunia dapat berupa ketenangan, keberkahan, dan kemudahan dalam urusan.
Sedangkan kebaikan di akhirat berkaitan dengan pahala dan keselamatan setelah kehidupan dunia.
Sebagai gambaran, berikut beberapa keutamaan malam lainnya dalam kitab tersebut:
- Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
- Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
- Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.
- Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca Kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur'an.
- Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.
- Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.
- Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.
- Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.
- Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.
- Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
Umat Islam diharapkan menjadikan keterangan ini sebagai dorongan untuk semakin semangat menjalankan ibadah Ramadan, khususnya shalat Tarawih secara rutin dan khusyuk.
(Tribunnews.com/Widya)