Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Jumat, 27 Februari 2026
Umat Islam berpedoman pada jadwal imsakiyah selama sahur Ramadan, berikut jadwal imsakiyah kota Pangkalpinang Jumat, 27 Februari 2026.
Penulis:
Farrah Putri Affifah
Editor:
Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan adalah waktu istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia.
Selama satu bulan penuh, kaum Muslim menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus latihan pengendalian diri.
Puasa Ramadan berarti menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, Ramadan menjadi momentum memperkuat keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Dalam pelaksanaannya, umat Islam berpedoman pada jadwal imsakiyah.
Imsak adalah penanda waktu menjelang Subuh yang berfungsi sebagai pengingat agar umat Muslim segera menyudahi santap sahur.
Secara ketentuan syariat, awal puasa dimulai saat masuk waktu Subuh, namun imsak biasanya ditetapkan beberapa menit sebelumnya sebagai bentuk kehati-hatian.
Bagi masyarakat di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jadwal imsakiyah menjadi panduan penting agar ibadah sahur, sholat, dan berbuka puasa dapat dilakukan tepat waktu.
Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Jumat, 27 Februari 2026 / 9 Ramadan 1447 H
Mengutip dari kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut rincian waktu imsak dan salat:
- Imsak: 04.38 WIB
- Subuh: 04.48 WIB
- Dhuha: 06.28 WIB
- Zhuhur: 12.12 WIB
- Ashar: 15.23 WIB
- Maghrib: 18.16 WIB
- Isya: 19.25 WIB
Dengan jadwal tersebut, umat Muslim di Pangkalpinang dianjurkan menyelesaikan makan dan minum sebelum pukul 04.38 WIB.
Sepuluh menit setelahnya, azan Subuh pada pukul 04.48 WIB menjadi tanda dimulainya puasa.
Sementara itu, waktu Maghrib pukul 18.16 WIB menjadi penanda diperbolehkannya berbuka puasa.
Niat Puasa Ramadan Harian
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hâdzihis sanati lillāhi ta‘ālā.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”
Baca tanpa iklan