7 Manfaat Dzikir Pagi dan Petang di Bulan Ramadan: Pahala Berlipat, Hati Tenang, dan Terlindungi
Dzikir termasuk amalan ringan namun besar pahalanya, dan menjadi kunci agar puasa lebih bermakna serta hubungan dengan Allah semakin kuat.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang."
Dzikir pagi dan petang di bulan Ramadan membantu menjaga hati tetap tenang, terutama ketika rasa lapar, lelah, dan emosi mulai muncul.
3. Melipatgandakan Pahala di Bulan Penuh Berkah
Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Setiap amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya.
Jika dzikir sudah bernilai besar di luar Ramadan, maka di bulan suci ini nilainya semakin berlipat ganda. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang banyak berdzikir, baik di pagi maupun petang.
Beberapa dzikir yang memiliki keutamaan besar antara lain:
- Subhanallah wa bihamdih (100 kali)
- Astaghfirullah
- La ilaha illallah wahdahu la syarikalah
Amalan-amalan ini disebutkan dalam berbagai hadis shahih memiliki pahala yang luar biasa.
4. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang mengucapkan Subhanallah wa bihamdih 100 kali dalam sehari, maka dihapus dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)
Bayangkan jika amalan ini dilakukan secara rutin sebagai bagian dari dzikir pagi dan petang di bulan Ramadan. Betapa besar rahmat dan ampunan yang Allah sediakan.
5. Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan
Dzikir tidak hanya menenangkan hati, tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup.
Memulai pagi dengan dzikir membuat hari terasa lebih ringan dan penuh kemudahan. Menutup petang dengan dzikir membuat hati lebih damai sebelum beristirahat.
Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membiasakan dzikir, agar kebiasaan baik ini terus berlanjut setelah Ramadan berakhir.
6. Menguatkan Hubungan dengan Allah
Dzikir adalah bentuk komunikasi antara hamba dan Rabb-nya. Saat seorang Muslim rutin berdzikir di pagi dan petang, ia sedang membangun kedekatan spiritual dengan Allah.
Kedekatan ini membuat puasa terasa lebih bermakna, bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memperkuat iman.
7. Amalan Ringan tetapi Sangat Besar Pahalanya
Dzikir adalah amalan yang ringan diucapkan, tetapi berat di timbangan amal. Tidak membutuhkan biaya atau tenaga besar, hanya membutuhkan keikhlasan dan konsistensi.
Baca tanpa iklan