Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fadhilah Puasa Hari ke-13 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Ini Keutamaan & Bacaan Doanya

Fadhilah Puasa hari ke-13 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT mencatat bagi kalian pahala seperti pahala ibadah penduduk Mekkah dan Madinah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Fadhilah Puasa Hari ke-13 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Ini Keutamaan & Bacaan Doanya
Tribun Medan/Danil Siregar
FADHILAH PUASA RAMADHAN - Santri membaca Al Quran saat tadarus massal awal Ramadan, di Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah. Fadhilah Puasa hari ke-13 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT mencatat bagi kalian pahala seperti pahala ibadah penduduk Mekkah dan Madinah. 

Memasuki pertengahan Ramadhan 2026 ini, umat Islam dianjurkan memanfaatkan setiap waktu dengan memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta melakukan berbagai amalan kebaikan lainnya. 

Sisa hari di bulan suci dapat dijalani dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Fadhilah Puasa Hari ke-13 Ramadhan 1447 H dan Pahalanya

Berdasar pemahaman dari Kitab "Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah", tentang keutamaan bulan Ramadhan yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.

Keutamaan Puasa hari ke-13 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT mencatat bagi kalian pahala seperti pahala ibadah penduduk Mekkah dan Madinah.

Allah SWT juga akan memberi kalian syafaat sejumlah bebatuan dan bongkahan tanah liat yang ada di antara Mekkah dan Madinah. 

Kemudian orang yang menunaikan puasa hari ke-13 Ramadhan 1447 H ketika kiamat, selamat dari segala resiko.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Thib Raya dalam taushiyahnya menjelaskan tentang hadis Rasulullah SAW ketika umat Islam memasuki bulan Ramadhan 1447 H.

Rekomendasi Untuk Anda

Rasulullah lalu menjelaskan: “Sesungguhnya surga telah berhias diri untuk Ramadhan sejak awal tahun hingga akhir tahun (sepanjang tahun), hingga ketika sampai di hari pertama bulan Ramadhan bertiuplah angin dari bawah Arasy menghempaskan dedaun taman-taman di surga, lalu para bidadari memperhatikan apa terjadi pada dedaunan itu, lalu mereka berkata: “Wahai Tuhan, jadikanlah bagi kami dari hamba-hamba-Mu pada bulan ini pasangan-pasangan kami, yang kami sangat menyukai mereka, dan mereka pun menyukai kami.

Lalu Rasulullah bersabda: “Maka tidak ada yang didapat oleh seorang hamba yang berpuasa, kecuali dipasangkan oleh Allah dengan pasangan isteri yang berasal dari bidadari itu di dalam sebuah kemah (rumah) yang terbuat dari mutiara yang indah dari apa yang telah Allah berikan, yaitu (bidadari-bidarai yang jelita, putih bersih, yang dipingit di dalam kemah-kemah, sebagaimana yang disebutkan oleh Allah di sdalam QS. Al-Rahman [55]: 72).

“Dan setiap perempuan dari biadadari itu memiliki 70 pakaian, yang warna pakaian itu tidak akan pernah sama dengan warna dari pakaian mana pun yang ada. Perempuan itu juga memiliki 70 macam wangi-wangian, yang harumnya tidak akan pernah dengan harumnya wangian manapun,” ucap Ahmad Thib Raya, dikutip dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Jakarta, Selasa (3/3/2026).

"Setiap perempuan dari bidadari itu memiliki 70 tempat tidur yang terbuat dari mutiara yang berwarna merah yang dihiasai dengan permata-permata yang indah, dan di atas setiap tempat tidur itu terdapat 70 permadani, yang sebelah dalamnya terbuat dari sutra yang sangat bagus, dan di atas 70 permadani itu terdapat 70 sofa," lanjutnya.

Bacaan Doa Hari ke-13 Ramadhan 1447 H

اللَّهُمَّ طَهِّرْنِي فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَالْأَقْدَارِ وَ صَبَرْنِي فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ الْأَقْدَارِ وَ وَفَقْنِي فِيهِ لِلتَّقَى وَ صُحْبَةِ الْأَبْرَارِ بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِينِ

Latin:

Allâhumma thahhirnî fihi minaddanasi wal aqdzâr wa sabbirnî fihi 'ala kâinâtil aqdâri wawaffiqnî fihi littuqâ wa suhbatil abrâr bi'aunika yâ qurrata 'ainil masâkîn

Artinya "Ya Allah! Mohon sucikanlah diri kami di bulan ini dari segala nista dan perbuatan keji. Berilah aku kesabaran atas apa yang telah Engkau tetapkan. Anugerahkan kepada kami ketakwaan dan persahabatan dengan orang-orang yang baik dengan pertolongan-MU, Wahai cahaya hati orang-orang yang miskin."

Selain doa tersebut, terdapat pula doa yang sangat populer dan dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca terutama pada malam-malam istimewa di bulan Ramadan, termasuk ketika seorang Muslim memperbanyak ibadah sejak malam pertama:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin:

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas