Jadwal Buka Puasa Hari Ini di Kota Denpasar, Bali, Selasa 3 Maret 2026
Inilah jadwal buka puasa hari ini, Selasa (3/2/2026) untuk Kota Denpasar, Bali. Dilengkapi dengan doa berbuka puasa.
Penulis:
Yurika Nendri Novianingsih
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Berikut jadwal buka puasa hari ini, Selasa (3/3/2026) untuk Kota Denpasar, Bali.
Bulan Ramadan adalah bulan ketika Allah memerintahkan umat Islam berpuasa selama sebulan penuh.
Selama berpuasa, kita harus menahan diri dari lapar, dahaga, serta hawa nafsu mulai dari terbitnya matahari di waktu fajar hingga matahari terbenam.
Dalam ajaran Islam, waktu berbuka adalah saat yang penuh keberkahan, doa-doa mustajab, dan kesempatan untuk mensyukuri nikmat Allah Swt.
Berbuka puasa tepat waktu sangat penting sebagai bentuk ketaatan sunnah Rasulullah saw.
Hari ini adzan magrib di Kota Denpasar, Bali, akan berkumandang pukul 18:42 Wita.
Berikut doa berbuka puasa dalam tulisan Arab, latin, beserta artinya.
Doa Buka Puasa
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allāhumma laka ṣumtu wa bika āmantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘alā rizqika afṭartu.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
Baca juga: Amalan yang Melipatgandakan Pahala saat Ramadhan: Puasa, Tilawah, Shalat Malam, hingga Itikaf
Jadwal shalat dan buka puasa Kota Denpasar hari ini, dikutip dari laman Kebaikan Melokal:
Panduan Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
Panduan berbuka puasa menjadi hal penting bagi setiap Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan.
Berbuka bukan sekadar menghilangkan rasa lapar dan dahaga setelah seharian menahan diri, tetapi juga merupakan momen ibadah yang sarat nilai spiritual.
Berikut panduan buka puasa sesuai sunnah Rasulullah, dikutip dari baznas.go.id:
Keutamaan Menyegerakan Berbuka
Dalam panduan berbuka puasa, salah satu sunnah utama adalah menyegerakan berbuka ketika waktu magrib telah tiba. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk tidak menunda berbuka.
Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Menyegerakan berbuka menunjukkan ketaatan terhadap perintah Allah SWT serta sikap tawadhu sebagai hamba.
Selain itu, hal ini juga membantu tubuh segera mendapatkan energi setelah seharian berpuasa.
Membaca Doa sebelum Berbuka
Salah satu bagian penting dalam panduan berbuka puasa adalah membaca doa sebelum menyantap hidangan. Waktu berbuka merupakan momen mustajab untuk berdoa.
Doa yang diajarkan Rasulullah SAW:
“Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu.”
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Ada juga doa yang diriwayatkan dalam hadis lain:
“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.” (HR. Abu Dawud)
Membaca doa ini mengingatkan bahwa berbuka bukan sekadar makan, melainkan bentuk syukur kepada Allah SWT.
Sunnah Berbuka dengan Kurma atau Air
Panduan berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW menganjurkan untuk memulai berbuka dengan kurma. Jika tidak tersedia, maka air putih menjadi pilihan yang dianjurkan.
Hadis riwayat Abu Dawud menyebutkan:
“Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada, beliau minum beberapa teguk air.”
Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh sehingga cepat mengembalikan energi. Sementara air membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.
Tidak Berlebihan saat Berbuka
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah makan berlebihan saat berbuka. Padahal, panduan berbuka puasa dalam Islam menekankan sikap sederhana dan tidak berlebihan.
Allah SWT berfirman:
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Berbuka secukupnya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mencegah rasa kantuk berlebihan, dan memudahkan tubuh melaksanakan ibadah malam seperti tarawih.
Baca juga: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar Tapi Latihan Mendekati Tuhan
Mendahulukan Salat Magrib
Setelah berbuka ringan, sunnah berikutnya dalam panduan berbuka puasa adalah menunaikan salat Magrib terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan utama. Rasulullah SAW mencontohkan berbuka secukupnya, kemudian melaksanakan salat.
Hal ini menunjukkan bahwa kewajiban ibadah tetap menjadi prioritas utama. Setelah salat, barulah umat Islam dapat menikmati makanan dengan lebih tenang dan penuh rasa syukur.
Memilih Makanan yang Sehat dan Halal
Berbuka puasa adalah waktu untuk mengembalikan energi tubuh. Oleh karena itu, penting memilih makanan yang halal, bergizi, dan seimbang.
Beberapa pilihan makanan sehat untuk berbuka:
- Kurma dan buah-buahan segar
- Air putih atau air kelapa
- Sup hangat untuk pencernaan
- Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum
- Protein seperti ikan, ayam, atau kacang-kacangan
Menghindari makanan berminyak berlebihan, minuman terlalu manis, serta makanan instan dapat membantu tubuh tetap bugar selama Ramadan.
(Tribunnews.com/Yurika)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.