Cara Mudah Menggapai Malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar
Untuk meraih keberkahan malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an hingga beriktikaf di masjid.
Penulis:
Lanny Latifah
Editor:
Garudea Prabawati
"Begitu pula huruf lam dan juga huruf mim. Oleh karenanya, mari kita sama-sama memperbanyak membaca Al-Qur'an di bulan suci Ramadan ini," jelasnya.
2. Beriktikaf di Masjid
Amalan kedua adalah beriktikaf.
Secara bahasa, iktikaf berasal dari kata Arab yaitu 'akafa - ya'kifu - ukufan yang berarti menahan atau menetap.
Secara istilah, iktikaf berarti berdiam diri di dalam masjid dengan niat karena Allah SWT.
Niat iktikaf dapat diucapkan dalam hati :
Nawaitu an a`takifa fi hadzal masjidil ma dumtu fih.
Artinya: “Saya berniat itikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya.”
Niat itikaf lain yang dapat digunakan adalah niat itikaf ini dikutip dari Kitab Al-Majmu` karya Imam An-Nawawi:
Nawaitul i`tikafa fi hadzal masjidil lillahi ta`ala.
Artinya: “Saya berniat i`tikaf di masjid ini karena Allah SWT.”
Iktikaf menjadi sarana untuk mengesampingkan urusan dunia sementara waktu dan fokus beribadah kepada Allah.
Selama iktikaf, seseorang dapat mengisi waktunya dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, melaksanakan salat sunah, serta memperbanyak doa.
"Iktikaf dianjurkan dilaksanakan di dalam masjid. Kenapa? Dengan di dalam masjid kita diharapkan dapat khusyuk dalam menjalankan ibadah," jelas Salman Faris.
Iktikaf memiliki beberapa hukum tergantung pada niat dan kondisi orang yang melaksanakannya.
Pada dasarnya, hukum iktikaf adalah sunah, artinya jika dikerjakan akan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Namun, iktikaf bisa menjadi wajib apabila seseorang telah bernazar untuk melakukannya.
Jika nazar tersebut tidak dipenuhi, maka ia berdosa.
Baca tanpa iklan