Fadhilah Puasa Hari ke-14 Ramadhan 1447 H/ 2026 M, Ini Pahala Keutamaan & Bacaan Doanya
Fadhilah Puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT memberikan kalian seperti berjumpa dengan Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud dan Sulaiman.
Penulis:
Muhammad Alvian Fakka
Editor:
Suci BangunDS
Kesungguhan dan keikhlasan, sisa hari di bulan suci dapat dijalani secara optimal sehingga keberkahan Ramadhan benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari.
Fadhilah Puasa Hari ke-14 Ramadhan 1447 H dan Pahalanya
Merujuk pemahaman dari Kitab "Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah", tentang keutamaan bulan Ramadhan yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.
Keutamaan Puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT memberikan kalian seperti berjumpa dengan Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Daud dan Sulaiman.
Orang yang menunaikan puasa hari ke-14 Ramadhan 1447 H seperti beribadah kepada Allah bersama setiap Nabi selama dua ratus tahun.
Kemudian Malaikat bersaksi bahwa ia benar-benar melakukan tarawih.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Thib Raya dalam taushiyahnya menjelaskan tentang hadis Rasulullah SAW ketika umat Islam memasuki bulan Ramadhan 1447 H.
Begitu hebatnya pahala yang diperoleh oleh mereka yang berpuasa.
Begitu indah pula kenikmatan yang dianugerahkan oleh Allah sebagai ganjaran atas puasa yang dilakukan itu.
Semoga kita semua dapat meraihnya.
“Ada sejumlah hadis yang telah menggambarkan fadhilah (keutamaan) bulan Ramadhan dengan segala keberkahan yang ada di dalamnya. Di antaranya adalah hadis riwayat al-Baihaqi, yang bersumber dari Abdullah Ibn Abbas r.a," ucap Ahmad Thib Raya, dikutip dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Jakarta, Rabu (4/3/2026).
"Hadis itu cukup panjang, dan saya sarikan isi-isi dari hadis itu sebagai berikut: Rasulullah menyatakan bahwa sesungguhnya surga sungguh-sungguh mempercantik dan menghiasi diri dari tahun ke tahun karena datangnya bulan Ramadhan. Apabila hari pertama bulan Ramadhan telah datang, lalu Allah memerintahkan kepada Ridwan, penjaga surga untuk membuka pintu surga bagi umat Nabi Muhammad yang berpuasa, memerintahkan kepada Malik, penjaga neraka untuk menutup pintu neraka bagi umat Nabi Muhammad yang berpuasa,” lanjutnya.
Bacaan Doa Hari ke-14 Ramadhan 1447 H
اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلايَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ
Lafal latin:
Allâhumma lâ tuâkhidznî fîhi bil 'atsarâti wa aqilnî fîhi minal khathâyâ wal hafawâti wa lâ taj'alnî fîhi gharadhan lilbalâyâ wal âfât bi'izzatika yâ 'izzal muslimîn.
Artinya : Ya Allah! Mohon Janganlah Engkau tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-Mu, wahai sandaran kemulian kaum Muslimin.
Selain doa tersebut, terdapat pula doa yang sangat populer dan dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca terutama pada malam-malam istimewa di bulan Ramadan, termasuk ketika seorang Muslim memperbanyak ibadah sejak malam pertama:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin:
Baca tanpa iklan