Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

4 Bentuk Ibadah Ringan Pahala Besar di Bulan Ramadan 2026

Berbagai amalan sederhana dapat memberikan pahala yang besar selama dilakukan dengan niat yang benar, salah satunya dengan berdzikir kepada Allah SWT.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Ringkasan Berita:
  • Berbagai amalan sederhana dapat memberikan pahala yang besar selama dilakukan dengan niat yang benar. 
  • Membaca Quran, dari salat, dari mulai salat subuh, bahkan bekerja pun kalau diniatkan ibadah maka itu bisa bernilai pahala yang sangat besar.
  • Salah satu amalan ringan yang dianjurkan selama Ramadan adalah memperbanyak zikir kepada Allah SWT. 

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan merupakan momen yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. 

Pada bulan yang penuh berkah ini, setiap amal kebaikan memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. 

Tidak hanya ibadah besar seperti puasa, salat, atau membaca Al-Qur’an, amalan-amalan yang terlihat ringan pun dapat bernilai pahala besar apabila dilakukan dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Bulan Ramadan juga dikenal sebagai waktu di mana setiap perbuatan manusia mendapatkan balasan yang berlipat ganda. 

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan setiap kesempatan di bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah dan menjauhi segala bentuk keburukan. 

Sebab, sebagaimana pahala kebaikan dilipatgandakan, perbuatan buruk yang dilakukan di bulan Ramadan juga dapat membawa konsekuensi yang lebih berat.

Ustad Faishal Abdan Syakura dalam program Tanya Ustdaz yang tayang di YouTube Tribunnews menjelaskan bahwa berbagai amalan sederhana dapat memberikan pahala yang besar selama dilakukan dengan niat yang benar. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Maka kalau ditanya perihal ibadah yang ringan yang bisa dilakukan, tapi pahala besar adalah seluruh amal ibadah yang bisa dilakukan di bulan Ramadan, maka kita harus ketahui kemuliaan tersebut," kata Faishal Abdan Syakura, dikutip Senin (9/3/2026).

Ia menegaskan bahwa kemuliaan Ramadan terletak pada kemuliaan waktunya. 

Karena itu, segala bentuk kebaikan yang dilakukan pada bulan ini memiliki nilai yang sangat besar di sisi Allah SWT.

1. Kemuliaan Ramadan dan Pahala yang Dilipatgandakan

Dalam Islam dijelaskan bahwa setiap ibadah akan diterima jika memenuhi dua syarat utama, yaitu ikhlas karena Allah SWT dan mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW. 

Baca juga: Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-21 Ramadhan 1447 H, Dijanjikan Rumah di Surga

Ketika kedua syarat ini terpenuhi, maka amalan yang dilakukan seorang Muslim akan bernilai pahala besar, terlebih jika dikerjakan pada bulan Ramadan.

"Maka kita harus manfaatkan momen-momen bulan Ramadan dari sahurnya ya. Kemudian dari baca Quran, dari salat, dari mulai salat subuh, bahkan bekerja pun kalau diniatkan ibadah maka itu bisa bernilai pahala yang sangat besar di sisi Allah Subhanahu wa taala," ujarnya.

Selain itu, menjalankan kewajiban berpuasa juga merupakan ibadah yang memiliki keutamaan sangat besar. 

Puasa mengajarkan seorang Muslim untuk menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Ketika seseorang mampu menjaga puasanya dengan baik, pahala yang diperoleh sangat besar.

"Maka ketika dia pertahankan itu semua ya pahalanya sangat luar biasa ya. Bahkan puasa itu sendiri pun mengandung pahala yang sangat luar biasa ya. Dikatakan bahwasanya puasa itu yang membalas langsung pahalanya adalah Allah Subhanahu wa taala," ungkapnya.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa puasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah. 
Disebutkan bahwa semua amal anak Adam akan kembali kepada dirinya, kecuali puasa. 

Allah SWT berfirman bahwa puasa adalah untuk-Nya dan Dia sendiri yang akan memberikan balasan atas ibadah tersebut.

2. Zikir, Amalan Ringan yang Bernilai Besar

Salah satu amalan ringan yang dianjurkan selama Ramadan adalah memperbanyak zikir kepada Allah SWT. 

"Ada beberapa rekomendasi amal-amal yang sangat ringan sekali yang bisa dilakukan sepanjang kita berpuasa di bulan Ramadan, dan bahkan bisa kita teruskan di luar bulan Ramadan. Ya, amalan tersebut adalah yaitu berzikir," sebut Faishal.

"Ya, berzikir kepada Allah subhanahu wa taala yaitu kita mengucapkan kalimat-kalimat yang dicontohkan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam dengan cara memahami maknanya ya. Kemudian diamalkan maknanya," lanjutnya.

Zikir bisa dilakukan kapan saja, bahkan di tengah kesibukan sehari-hari.

Rasulullah SAW pernah menyebutkan dua kalimat yang sangat ringan diucapkan, tetapi memiliki pahala yang besar di sisi Allah. Dalam hadis disebutkan:

“Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih, yaitu Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim,” ucapnya.

Kalimat tersebut berarti “Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” 
Mengucapkan zikir ini dapat dilakukan di berbagai kesempatan, seperti saat berkendara, menunggu waktu berbuka, atau ketika tidak sedang melakukan aktivitas tertentu.

Daripada menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, mengisi waktu dengan zikir dapat menjadi cara mudah untuk meraih pahala besar, terlebih di bulan Ramadan.

3. Menjaga Akhlak Baik

Selain zikir, menjaga akhlak juga termasuk amalan ringan yang memiliki pahala besar. 

Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan amal seorang mukmin selain akhlak yang baik.

"Selain itu banyak sekali ya ee pahala-pahala yang bisa dilakukan ya. Salah satunya mungkin dengan berakhlak kepada sesama muslim ya. Dikatakan bahwasanya maaiu afqolu fi mizan. Ya, tidak ada sesuatu yang lebih berat di dalam timbangan seorang mukmin selain akhlak yang baik." 

"Ya, maka kita ketahui bahwasanya akhlak yang baik itu memiliki timbangan yang begitu berat ya di yaumul mizan nanti bagi seorang muslim. Dan di sini diteruskan bahwasannya sungguh Allah membenci orang-orang yang ya berkata keji dan kotor. Maka ketika kita menahan daripada kata-kata yang keji dan kotor itu termasuk akhlak seorang muslim ya," paparnya.

Akhlak baik dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk sederhana dalam kehidupan sehari-hari. 

Misalnya dengan tersenyum kepada orang lain, membantu orang yang kesulitan, menyingkirkan benda berbahaya dari jalan, atau sekadar menunjukkan arah kepada orang yang membutuhkan.

Rasulullah SAW juga pernah ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga. Beliau menjawab:

“Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik.”

Sebaliknya, ketika ditanya mengenai hal yang paling banyak menjerumuskan manusia ke dalam neraka, beliau menjawab bahwa hal tersebut berkaitan dengan perbuatan yang berasal dari mulut dan kemaluan.

4. Takwa dan Menjauhi Maksiat

Takwa tidak hanya berarti menjalankan perintah Allah, tetapi juga menjauhi semua larangan-Nya. 

Kedua hal tersebut harus dilakukan secara bersamaan agar seseorang benar-benar termasuk orang yang bertakwa.

"Oleh sebab itu teman-teman sekalian di bulan Ramadan ini maksimalkan untuk menjaga kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu melaksanakan salat, kemudian menunaikan ibadah puasa dan menahan diri daripada berbuat keburukan, Ya, itu pahalanya sangat-sangat besar sekali ya." tandasnya.

Bahkan meninggalkan dosa karena takut kepada Allah juga dapat menjadi sumber pahala. Hal ini berbeda dengan meninggalkan sesuatu hanya karena alasan lain, seperti malas atau tidak ada kesempatan.

Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan Ramadan dengan sebaik mungkin. 
Mulai dari menjaga salat, menjalankan puasa dengan sungguh-sungguh, memperbanyak zikir, hingga menjaga akhlak kepada sesama.

Ramadan adalah kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas iman. Dengan melakukan amalan sederhana namun konsisten, seorang Muslim dapat meraih pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.

"Maka ketika ingin menjauhi dosa, niatkan bahwasannya Allah subhanahu wa taala itu melarangnya. Nabi sallallahu alaihi wasallam itu melarangnya sehingga niat kita bisa diganjar pahala oleh Allah Subhanahu wa taala."

"Sehingga banyak sekali kebaikan yang kita bisa dapatkan daripada meninggalkan kemaksiatan," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas