Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menggapai Spirit Zakat

Salah satu keutamaan bulan Ramadan di dalamnya disyariatkan zakat, terutama zakat Fitrah. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menggapai Spirit Zakat
Shutterstock
Ilustrasi pemberian zakat 

Mutiara Ramadan 

Oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar

TRIBUNNEWS.COM - Salah satu keutamaan bulan Ramadan di dalamnya disyariatkan zakat, terutama zakat
Fitrah. 

Zakat fitrah diwajibkan kepada semua orang, termasuk bayi yang baru lahir sebelum dibaca khutbah Idul Fitri 1 Syawal. Zakat secara litral berarti membersihkan, mensucikan.

Baca juga: Bagaimana Hukum Zakat Fitrah bagi Orang yang Sudah Meninggal? Simak Penjelasannya

Secara popular diartikan sebagai bagian dari harta yang wajib dikeluarkan untuk diadreskan kepada golongan-golongan (ashnaf) tertentu, seperti fakir miskin, yatim piatu, keperluan di jalan Allah, orang terlilit utang, muallaf, dan pemerdekaan budak. 

Zakat bagian dari lima Rukun Islam selain ikrar syahadat, shalat, puasa, dan haji. 

Spirit zakat ialah semangat untuk berebagi kepada mereka yang berhak (mustahiq). Secara ril zakat mengurangi harta kita tetapi secara spiritual justru menjadikan keseluruhan milik dan properti kita menjadi milik utama. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sepanjang harta dan properti yang kita miliki belum dibayarkan zakatnya dengan benar maka sepanjang itu kita mengadupsi milik orang lain menumpang di dalam harta kita dan itu berpotensi menimbulkan masalah dunia-akhirat. 

Karena itu, zakat harus dipandang sebagai kewajiban rutin kita, seperti halnya shalat dan puasa.

Kejutan Zakat 

Zakat tidak diragukan lagi akan mendatangkan keuntungan dan kejutan luar biasa bagi yang bersangkutan. 

Tidak ada orang yang jatuh miskin karena bayar zakat

Jangankan zakat yang merupakan kewajiban, shadaqah, infaq, jariyah, waqaf, hibah, dan berbagai jenis pengeluaran lainnya, akan mendatangkan keajaiban luar biasa. 

Allah menjanjikan orang yang rajin mengeluarkan infaq,shadaqah, waqaf, jariyah, dan zakat sebagai orang yang beruntung (al-faizun/al-muflihun). Sebaliknya orang-rang yang tidak membayat zakat diancam hukuman di dunia dan di akhirat.

Keajaiban Zakat 


Zakat mendatangkan keajaiban. Orang-orang yang rajin membayar zakat Allah akan memurahkan rezkinya, berkah pendapatannya, bersih hatinya, tenang jiwanya, lurus pikirannya, mulia akhlaknya, skinah rumah tangganya, shaleh/shalehah anak-anaknya, enteng jodoh keluarganya, terjaga dari mushibah. 

Kalaupun ada masalah atau mushibah yang menimpanya akan dipilihkan yang paling minim dampaknya. 

Demikianlah janji-janji Tuhan yang dihimpaun dari beberapa ayat dan hadis. Kita perlu berhati-hati dengan zakat ini. Banyak di antara kita terlalu fikih oriented di dalam memahami zakat

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas