Jadwal Buka Puasa Ramadan Kota Bandar Lampung Jumat, 13 Maret 2026
Jadwal waktu berbuka puasa di Kota Bandar Lampung untuk Jumat (13/3/2026) untuk acuan menentukan waktu iftar
Penulis:
Galuh Widya Wardani
Editor:
Febri Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM - Puasa Ramadan 1447 Hijriah telah memasuki pekan ketiga.
Umat Islam di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, tentu membutuhkan jadwal buka puasa sebagai acuan menentukan waktu iftar.
Jadwal buka puasa menjadi penting untuk disimak karena umat Islam menjalani ibadah puasa dengan jadwal yang berbeda.
Warga Muhammadiyah lebih dulu memulai puasa, sementara sebagian lainnya mengikuti ketetapan pemerintah.
Perbedaan tersebut muncul karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda.
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara pemerintah sehari setelahnya, pada Kamis, 19 Februari 2026.
Meski terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan, toleransi di antara masyarakat tetap terasa.
Berikut jadwal waktu berbuka puasa di Kota Bandar Lampung untuk Jumat (13/3/2026) yang bisa dijadikan acuan bagi masyarakat dalam menentukan waktu iftar.
Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 Kota Bandar Lampung
Muhammadiyah
24 Ramadan 1447 H / Jumat, 13 Maret 2026
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Palembang Hari Ini Jumat, 13 Maret 2026
Imsak: 04:46
Subuh: 04:56
Terbit: 06:00
Duha: 06:28
Zuhur: 12:10
Asar: 15:15
Maghrib: 18:15
Isya': 19:23
Pemerintah
23 Ramadan 1447 H / Jumat, 13 Maret 2026
Imsak: 04:39
Subuh: 04:49
Terbit: 06:01
Duha: 06:28
Zuhur: 12:12
Asar: 15:16
Maghrib: 18:16
Isya': 19:24
Bacaan Doa Buka Puasa:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin."
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih."
Adab Berbuka Puasa
Urutan adab yang baik untuk dilakukan ketika berbuka puasa menurut rangkuman Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.
Baca tanpa iklan