Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kekuatan Basmalah, Inti Isi AlQuran Bermakna Luar Biasa 

Basmalah (Bismillahir Rahmanir Rahim) biasa disebutkan sebagai inti Alquran. Maknanya sungguh luar biasa.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kekuatan Basmalah, Inti Isi AlQuran Bermakna Luar Biasa 
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TADARUS - Umat Islam membaca (tadarus) Al Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (22/2/2026). Umat Islam memanfaatkan waktu puasa dengan memperbanyak ibadah salah satunya dengan tadarus Al Quran guna menambah amalan dan pahala selama bulan suci Ramadan. Dalam kolom Mutiara Ramadan, Basmalah (Bismillahir Rahmanir Rahim) biasa disebutkan sebagai inti Alquran. Maknanya sungguh luar biasa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Mutiara Ramadan Hari ke 26

Oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar

TRIBUNNEWS.COM - Basmalah (Bismillahir Rahmanir Rahim) biasa disebutkan sebagai inti Alquran.

Sebagaimana dikatakan dalam salahsatu hadis Nabi: Jikadipadatkan seluruh ayat di dalam Alquran maka pemadatannya ialah surah Al-Fatihah,jika dipadatkan surah al-Fatihah maka pemadatannya atau kesimpulannya ialah ayat pertamanya,Bismillahir Rahmanir Rahim.

Rasulullah pernah bersabda, apapun yang akan dikerjakan bacalah Bismillahir Rahmanir Rahim (Dengan atau atas nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). 

Setiap kali mengawali surah, kecuali surah al-Taubah, Rasulullah SAW berdasarkan petunjuk-Nya selalu diawali dengan basmalah. Ternyata para nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad juga sangat familiar dengan lafaz basamalah. 

Dalam suatu riwayat disebutkan, ketika Nabi Nuh membuat perahu di puncak gunug kemudian banjir bandang dating, ia menggerakkan perahunya dengan lafaz basmalah (Bismillahi majraha wa mursaha/Q.S.Hud/11:41). Konon Nabi Ibrahim dilemparkan ke lautan api oleh Raja Namrud ia juga membaca basmalah sebelum membaca: Ya naru kuni bardan wa salaman ‘ala Ibrahim (Q.S. al-Anbiya’/21:69).

Rekomendasi Untuk Anda

Nabi Sulaiman menjinakkan musuh bebuyutannya dengan surat yang menggunakan basmalah (Innahu min Sulaimana wa innahu bismillahir rahmanir Rahim/Q.S. al-Naml/27:30). Nabi Isa menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit dengan membaca basmalah.

Banyak cerita-serita ajaib yang bersumber dari riwayat israiliyyat mengungkapkan misteri basmalah. 

Bagi kita tentunya yang paling penting bukan aspek mistiknya, tetapi aspek rasionalitasnya yang memang sarat dengan makna dan tanggung jawab dari masmalah itu. Binatang yang disembelih tidak dengan membaca basmalah pasti haram memakannya karena dikategorikan bantai. 

Basmalah sesungguhnya adalah pernyataan kepercayaan Tuhan terhadap manusia sebagai khalifah di muka bumi. Perintah untuk membaca basmalah setiap akan melakukan sesuatu, mengingatkan diri kita sebagai representative Tuhan, makanya itu dibaca bismillah (atas nama Allah). Dalam ungkapan basmalah itu juga sudah terdapat niat. 

Pekerjaan dan tindakan apapun yang dilakukan dengan membaca basmalah kita berharap mendapatkan perlindungan, kemudahan, dan keberhasilan.

Bismillahirrahmanirrahim yang biasa disintgkat dengan Basmalah, ternyata mempunyai sejumlah rahasia yang amat penting dalam memnadu kesuksesan hidup umat manusia di dunia dan di akhirat. 

Basmalah adalah substansi Alquran. Jika Alquran yang terdiri atas 6666 ayat, 114 surah, dan 30 juz itu dipadatkan maka pemadatannya ialah basmalah itu.

Bahkan menurut riwayat dari A-Hafiz ibn Sulaiman ibn Ibrahim Al-Qunduzy, bahwa sesungguhnya seluruh rahasia kitab-kitab samawi tersimpul di dalam Alquran, dan kesimpulan Alquran terdapat di dalam surah Al-Fatihah, dan kesimpulan surah Al-Fatihah tersimpul di dalam Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) dan rahasia Basmalah terletak pada sebuah titik di bawah huruf ba itu.

Sebuah titik mengingatkan kita kepada penciptaan awal dan kepada teori dentuman awal (the big bang). Para filosof dan sufi sependapat bahwa asal usul kejadian makrokosmos dan mikrokosmos berasal dari sebuat titik yang maha padat ciptaan Tuhan kemudian mengalami ledakan dan partikel-partikel pecahannya kemudian mengalami pembesaran (expanding universe) atau dalam bahasa Alquran "lalu Kami meluaskannya" (wa inna lamusi'un/Q.S. al-Dzariyat/51:47). 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas