Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini Kamis 19 Maret 2026, Maghrib 17.55 WIB

Jadwal buka puasa Kota Malang hari ini, Kamis 19 Maret 2026 pukul 17.55 WIB. Cek waktu lengkapnya di sini.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini Kamis 19 Maret 2026, Maghrib 17.55 WIB
Surya/Purwanto
TAKJIL - Warga membeli takjil di Pasar Takjil Jalan Surabaya, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (19/2/2026). Pasar Takjil Jalan Surabaya ramai dikunjungi masyarakat saat bulan Ramadhan untuk mencari beraneka ragam hidangan berbuka puasa seperti gorengan, minuman dingin, hingga makanan lauk pauk. SURYA/PURWANTO 
Ringkasan Berita:
  1. Kamis, 19 Maret 2026 merupakan puasa hari ke-29 Ramadhan 1447 H.
  2. Waktu buka puasa Kota Malang pukul 17.55 WIB.
  3. Jadwal imsakiyah mengacu pada Bimas Islam Kementerian Agama RI.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, Kamis, 19 Maret 2026 merupakan hari ke-29 puasa Ramadhan 1447 H.

Umat Islam di Kota Malang dan sekitarnya diimbau untuk memperhatikan waktu Maghrib sebagai tanda berbuka puasa. Setelah menahan lapar dan dahaga sejak Subuh, waktu berbuka menjadi momen yang dinantikan setiap hari selama bulan Ramadhan.

Berdasarkan jadwal imsakiyah wilayah Kota Malang, waktu buka puasa hari ini jatuh pada pukul 17.55 WIB.

Berikut jadwal lengkap Kamis, 19 Maret 2026:

  • Maghrib: 17.55 WIB
  • Isya: 18.52 WIB
Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H)
KOTA MALANG
Imsak 04:09
Subuh 04:19
Zhuhr 11:41
‘Ashr 14:52
Maghrib 17:44
‘Isya’ 18:53

Perlu diketahui, jadwal imsakiyah dapat berbeda di setiap wilayah karena perbedaan letak geografis.

Untuk memastikan akurasi, masyarakat dapat mengakses jadwal resmi melalui laman: https://www.tribunnews.com/ramadan/jadwal-imsakiyah

Jadwal tersebut bersumber dari Bimas Islam Kementerian Agama RI yang menjadi rujukan resmi penentuan waktu salat dan imsakiyah di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka puasa dan membaca doa sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Saat Pemudik Gelar Tikar Buka Puasa di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek

5 Opsi Doa Buka Puasa

Umat Islam memiliki beberapa riwayat doa yang dapat dibaca saat berbuka puasa. Berikut lima opsi doa buka puasa:

Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)

Kedua, masih riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah, ia bercerita bahwa Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)

Di masyarakat kita, doa ini ada tambahannya, dan ini tidak masalah. Sebab sekali lagi, doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan tersebut yakni:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
(Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin)

Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”

Ketiga, riwayat dari Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah:

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ

(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)

Artinya:” Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR. Ibnu Sunni)

Keempat, masih riwayat dari Ibnu Sunni, tapi dari Sahabat Ibnu Abbas:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

(Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)

Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni)

Kelima, doa berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar yang berdoa:

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

(Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

(Lihat selengkapnya: al-Nawawi, al-Adzkar, hlm. 190)

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas