Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perampok Bank CIMB Niaga Medan Latihan Militer di Gunung Sinabung

sebelum melakukan aksi perampokan, para pelaku ini terlebih dahulu mengikuti pelatihan ala-militer di kawasan Gunung Sinabung

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Kisdiantoro

Laporan Wartawan Tribun Medan/Deni Syafrizal Daulay

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memastikan enam pria yang diringkus Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dalam drama penggerebekan di tiga lokasi berbeda, Minggu (19/9) hingga Senin (20/9), adalah pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan.

Tiga dari enam tersangka tersebut berhasil diringkus hidup-hidup. Sedangkan tiga lainnya tewas saat dilakukan penyergapan.

"Kita sudah berhasil meringkusnya, dan tiga tewas di tempat," kata Bambang dalam paparannya kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (20/9) malam.

Menurut Kapolri, sebelum melakukan aksi perampokan di Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Medan, para pelaku ini terlebih dahulu mengikuti pelatihan ala-militer di kawasan Gunung Sinabung, Tanah Karo, yang beberapa waktu lalu meletus.

Pelatihan ala militer ini juga dilakukan di suatu tempat di kawasan Deliserdang.  Dua daerah ini adalah daerah satelit di sekitar Medan.
Pelatihan militer itu dipimpin Pak Nong alias Wak Geng, yang ditembak mati petugas Densus 88 di Hamparan Perak, Minggu petang.

Keenam orang yang dipastikan terlibat perampokan tersebut berasal dari berbagai kawasan. Mereka adalah J alias S alias AA (31), warga Simpang Tiga Leman, Simpang Kawat, Asahan. Kemudian, KG alias AY (46),  warga Tanjung Balai.

Dari tangan keduanya disita satu pucuk pistol warna perak, nomor seri lengkap, 1 magazin, satu pucuk pistol warna hitam kaliber 45, dan satu unit AK 56 beserta delapan butir peluru kaliber 45, enam butir peluru 9 mili dan lima butir peluru AK 56.

Selanjutnya, D alias A, warga Desa Batu Tiga, Tanjung Balai, tertembak dan tewas saat digerebek di Tanjung Balai. Kemudian Y alias W alias Deni alias R (50), warga Solo, yang juga tewas.

Sebanyak dua lainnya yang dipastikan terlibat perampokan itu diringkus di tempat yang berbeda. Mereka adalah M alias Wak Nong alias Wak Geng (39) dan SS alias US (21). Dari tangan mereka, polisi menyita 98 butir peluru kaliber 38 milimeter.

Penangkapan Belawan
Petugas juga melakukan penangkapan di Dusun Kota Rantang, Hamparan Perak, Belawan, yakni R alias I.

Tersangka tewas ditembak. Dari tangannya, polisi menyita satu batang TNT seberat 200 gram, bongkahan warna hitam, dan bongkahan warna putih. "Keenam tersangka ini adalah pelaku perampokan Bank CIMB Niaga," kata Kapolri.

Di hari yang sama, lanjut dia, pihaknya juga menangkap 12 orang yang ditengarai terlibat teroris. Di Jalan Bilal, Medan, ditangkap BKR alias A alias AJ alias I (35), dan AS alias S (30), keduanya warga Bandarlampung.

Polisi juga menangkap K alias H (43), warga Jl Hasanuddin, Hamparan Perak.  Dari tangan mereka disita satu pistol buatan Pindad P1 nomor seri lengkap beserta 14 butir peluru 9 mm. (*)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas