Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Warga Belum Berani Kembali ke Rumah

Suasana di Tarakan pascabentrok antarkelompok belum sepenuhnya kondusif. Meski warga di pusat kota mulai beraktivitas, namun beberapa...

Penulis: Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Suasana di Tarakan pascabentrok antarkelompok belum sepenuhnya kondusif. Meski warga di pusat kota mulai beraktivitas, namun beberapa daerah masih mencekam, terutama di daerah yang wilayahnya didiami dua suku yang berseteru.

Beberapa tokoh masyarakat belum bersedia dikonfirmasi mengenai kondisi terakhir di daerah tersebut. Terkait masih mencekamnya situasi di wilayah konflik, seluruh sekolah diliburkan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Ratusan warga yang sejak Senin pagi kemarin dievakuasi saat ini masih berada di lokasi-lokasi aman. Warga masih enggan kembali ke rumah karena khawatir bentrok sewaktu-waktu pecah kembali.

Satu kompi aparat Brimob Polda Kaltim, Polresta Tarakan telah dikerahkan, demikian juga Satu Bataliyon Yonif 613 masih berada di lokasi pertikaian untuk mengantisipasi terjadinya serangan susulan dari salah satu kelompok.

Seperti diketahui, pertikaian antarkelompok pecah di Tarakan pada Minggu (26/9/2010) sekitar pukul 23.00 WIB. Akibat bentrok tersebut, seorang warga bernama Abdullah (45) tewas diserang sekelompok pemuda di rumahnya di Jumawa Permai, Tarakan Utara, Kalimantan Timur.

Mayat korban baru ditemukan, Senin (27/9/2010) sekitar pukul 03.00, di sebuah semak-semak tak jauh dari rumahnya. Hanya beberapa menit setelah kejadian itu, warga dan kerabat korban menyerang balik dengan membakar rumah warga yang diduga pelaku pembunuhan.

Sedikitnya dua unit rumah dibakar. Warga yang marah juga membawa berbagai senjata tajam seperti golok, tombak, dan senjata tajam sejenis badik. Polisi hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas