Pasukan Brimob dan Yonif Tetap Disiagakan
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri berkunjung ke Tarakan, Kalimantan Timur, Jumat (1/10/2010). Kedatangan Kapolri...
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri berkunjung ke Tarakan, Kalimantan Timur, Jumat (1/10/2010). Kedatangan Kapolri untuk memantau secara langsung siruasi di Tarakan pascakonflik yang melibatkan dua kelompok.
"Situasi di Tarakan mulai kondusif dan aktivitas masyarakat pun sudah normal kembali. Kita berharap kondisi seperti ini tetap terjaga," kata Kapolri sesaat setelah tiba di Bandara Juwata Tarakan dengan pesawat carteran, sekitar pukul 10.20 WITA..
Meski upaya perdamaian telah dilakukan, Kapolri menegaskan, proses hukum terhadap pelaku pembakaran, termasuk pelaku pembunuhan tetap diproses secara hukum.
Seperti diketahui Polresta Tarakan telah menangkap beberapa tersangka terkait konflik yang mulai meletus Minggu (26/9/2010). Para tersangka masih menjalani pemeriksaan.
Terkait pengamanan di Tarakan, Kapolri menyatakan, personel Brimob Polda Kaltim dan Brimob dari Markas Kelapa Dua, Depok, tetap akan disiagakan untuk mengantisipasi adanya bentrok susulan.
Belum dapat dipastikan kapan aparat keamanan, termasuk Yonif 613 Raja Alam, ditarik dari lokasi-lokasi pengamanan. "Akan kita lihat perkembangannya," kata Kapolri.
Selain Kapolri, tampak hadir Gubernur Kaltim Awang Farouk, Kapolda Kaltim Irjen Pol Mathius Salempang, Pangdam Tanjungpura, dan sejumlah petinggi Polri.