Shooting Briptu Norman Bagian dari Tugas
Banyaknya undangan shooting yang diterima Briptu Norman Kamaru dari sejumlah acara di Stasiun Televisi, ternyata merupakan bagian dari tugas
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya undangan shooting yang diterima
Briptu Norman Kamaru dari sejumlah acara di Stasiun Televisi, ternyata
merupakan bagian dari tugas yang harus diemban Norman dari kesatuan
tempatnya bekerja.
Menurut Kasat Brimob Polda Gorontalo AKBP Anang Sumpena kedatangan dirinya ke Jakarta bersama Norma bukan dalam rangka plesiran, tetapi merupakan sebuah tugas dari atasannya Kapolda Gorontalo dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.
"Jadi kita ke sini bukan dalam rangka pelesiran, tetapi untuk membangun kemitraan dengan masyarakat. Polisi sebagai pelindung, pengayom, serta publik service tentu harus dekat denga masyarakat. Saya sudah ingatkan pada dia (Norman) ini bukan liburan, tetapi kita sedang menjalin kemitraan dengan masyarakat, kita ke sini dalam rangka tugas," jelas Anang saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/4/2011).
Selain itu menurut Anang, apa yang dikerjakan Norman saat ini juga sesuai dengan moto korps-nya 'Jiwa Raga Ku Demi Kemanusian'. "Sehingga dalam mengayomi masyarakat kita harus menjunjung hak asasi dengan tindakan yang lebih bermoral," katanya.
Kedatangan Kasat Brimob Polda Gorontalo ke Jakarta pun dalam rangka mendamping Norman saja, ia mendapatkan tugas langsung dari pimpinannya.
"Saya ke sini hanya mendampingi Norman saja dari Gorontalo, karena kita ke sini pun ada perintah dari pimpinan, Kalau sudah cukup kita akan kembali ke Gorontalo," katanya.
Nama Briptu Norman naik daun setelah aksi lips singnya dalam video you tube. Atas aksinya tersebut ia langsung di undang ke Jakarta oleh Mabes Polri, tidak disangka ternyata ia mendapatkan sambutan yang baik di Jakarta. Sejumlah acara stasiun telivisi berbondong-bondong mengundangnya untuk menjadi bintang tamu.
Menurut Kasat Brimob Polda Gorontalo AKBP Anang Sumpena kedatangan dirinya ke Jakarta bersama Norma bukan dalam rangka plesiran, tetapi merupakan sebuah tugas dari atasannya Kapolda Gorontalo dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo.
"Jadi kita ke sini bukan dalam rangka pelesiran, tetapi untuk membangun kemitraan dengan masyarakat. Polisi sebagai pelindung, pengayom, serta publik service tentu harus dekat denga masyarakat. Saya sudah ingatkan pada dia (Norman) ini bukan liburan, tetapi kita sedang menjalin kemitraan dengan masyarakat, kita ke sini dalam rangka tugas," jelas Anang saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/4/2011).
Selain itu menurut Anang, apa yang dikerjakan Norman saat ini juga sesuai dengan moto korps-nya 'Jiwa Raga Ku Demi Kemanusian'. "Sehingga dalam mengayomi masyarakat kita harus menjunjung hak asasi dengan tindakan yang lebih bermoral," katanya.
Kedatangan Kasat Brimob Polda Gorontalo ke Jakarta pun dalam rangka mendamping Norman saja, ia mendapatkan tugas langsung dari pimpinannya.
"Saya ke sini hanya mendampingi Norman saja dari Gorontalo, karena kita ke sini pun ada perintah dari pimpinan, Kalau sudah cukup kita akan kembali ke Gorontalo," katanya.
Nama Briptu Norman naik daun setelah aksi lips singnya dalam video you tube. Atas aksinya tersebut ia langsung di undang ke Jakarta oleh Mabes Polri, tidak disangka ternyata ia mendapatkan sambutan yang baik di Jakarta. Sejumlah acara stasiun telivisi berbondong-bondong mengundangnya untuk menjadi bintang tamu.