Polda Kepri: Pembunuhan Putri Bisa Saja di Luar Jam Kantor
Alibi AKBP mindo Tampubolon bahwa dirinya berada di Polda Kepri pada Jumat (24/6/2011) saat istrinya, Putri Mega Umboh
Editor: Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribunnewsbatam.com, El Tjandring
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Alibi AKBP mindo Tampubolon bahwa dirinya berada di Polda Kepri pada Jumat (24/6/2011) saat istrinya, Putri Mega Umboh, tewas terbunuh, dibenarkan Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono. Informasi yang diperolehnya, Mindo berkantor seperti biasa pada hari itu.
"Informasi yang saya dapatkan dia ada di kantor (Polda Kepri) pada Jumat saat kejadian," kata Hartono menjawab pertanyaan wartawan di Mapolda Kepri, Senin (12/9/2011).
Namun Hartono membantah jika alibi Mindo tersebut telah mematahkan rekonstruksi yang dilaksanakan Ditreskrimum Polda Kepri, Kamis (8/9/2011) lalu.
"Kejadian pembunuhannya itu belum tentu jam kantor, jadi tidak serta merta mematahkan rekonstruksi," tambahnya.
Dalam rekonstruksi yang berlangsung di kediaman Mindo, di Perumahan Anggrek Mas 3, Blok A6 Nomor 2, sosok Mindo juga dihadirkan. Namun peran mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Kepri ini diperankan oleh seorang anggota Polda Kepri.
Dari reka ulang itu, digambarkan dengan jelas bagaimana Mindo menghabisi nyawa Putri, istrinya. Mindo juga turut bersama Rosma dan Ujang membawa jasad korban untuk dibuang di hutan Telaga Punggur, sekitar pukul 08.00 pagi itu saat kejadian, dan setelah itu dia baru berangkat ke kantor menggunakan taksi.
Alibi Mindo yang menyebut dia mengikuti rangkaian kegiatan dari pagi mulai pukul 07.00 hingga sore hari di Mapolda Kepri membuat reka ulang tersebut janggal.
Apalagi Hartono membenarkan kehadiran perwira menengah itu di Mapolda Kepri.
Terkait pernyataan Hartono bahwa pembunuhan tidak terjadi di jam kantor, dengan demikian, hasil otopsi atas jasad korban dapat dijadikan sebagai jawaban untuk mengungkap apakah benar Mindo terlibat atau tidak dalam perkara tersebut.