Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Selamat Setelah Kabur dari Mobil

Hanya dalam hitungan menit, mobil tersebut ditabrak secara keras oleh Kereta Api (KA) Bisnis Senja Kediri jurusan Malang-Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM - Begitu mesin mobilnya mendadak mati saat melintasi rel kereta api, Restu Mukti dan dua rekannya langsung berhamburan dari Daihatsu Espas AE 1878 NB. Hanya dalam hitungan detik, mobil tersebut ditabrak secara keras oleh Kereta Api (KA) Bisnis Senja Kediri jurusan Malang-Jakarta.

Peristiwa yang terjadi di perlintasan yang telah ditutup, di Desa Petung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (3/1/2012) petang, sempat mengagetkan warga setempat. Meski tidak ada korban jiwa, namun kondisi lokomotif CC 20322 yang menarik rangkaian KA Bisnis Senja Kediri rusak cukup parah. Sedangkan kondisi mobil milik warga Desa Tawang Rejo Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun, rusak parah.

Komandan Pos Nampu, Satuan Lalu Lintas Polres Madiun, Aiptu Widiatmoko, mengatakan mobil Espas tersebut nekat melalui perlintasan kereta api di lintasan kereta api Wilangan-Saradan KM 134. Padahal PT KAI sudah lama menutup perlintasan tersebut.

“Mobil berhenti tiba-tiba di tengah perlintasan kereta. Pada saat bersamaan lewat KA Senja Kediri hingga akhirnya tabrakan tak terhindarkan. Bahkan mobil sampai terseret hingga 200 meter,” ujar Aiptu Widiatmoko.

Manajer Humas PT KA daerah Operasional (Daop) VII Madiun, Sugianto, membenarkan kejadian ini. Ia memastikan lokasi tabrakan merupakan perlintasan kereta api yang telah ditutup. Sebagai gantinya telah ada perlintasan kereta api yang baru serta resmi lengkap dengan penjaga dan palang pintu. “Saya sendiri juga bingung, kenapa mobil tersebut nekat melalui perlintasan kereta api yang jelas-jelas telah ditutup,” kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas