Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiga Pekerja Paksa Pekerja Lain untuk Mogok

Jajaran Polres Kutai Timur mengamankan tiga pekerja PT Thiess Contractor Indonesia (TCI) di Sangatta, sejak Kamis (16/2/2012) sore.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Prawira

TRIBUNNEWS.COM, SANGATTA - Jajaran Polres Kutai Timur mengamankan tiga pekerja PT Thiess Contractor Indonesia (TCI) di Sangatta, sejak Kamis (16/2/2012) sore. Ketiga pekerja tersebut dinilai menghalangi pekerja lain untuk bekerja dengan cara mengambil ID Card atau kimper dengan paksaan.

Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Sugeng Subagyo, Jumat (17/2/2012), mengatakan ketiga pekerja tersebut diamankan karena diduga melanggar aturan tentang ketenagakerjaan. Ketiganya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres.

"Kami mengamankan ketiga pekerja tersebut karena melanggar aturan. Seharusnya pekerja yang melakukan aksi tidak menghalangi orang lain yang ingin bekerja. Yang terindikasi ada paksaan bagi pekerja lain untuk tidak bekerja," katanya.

Indikasi tersebut semakin menguat karena ketiga pekerja mengumpulkan bahkan memaksa pekerja lain untuk menyerahkan ID Card atau kimpernya. Modusnya dilakukan dengan mencegat bus maupun mobil yang membawa pekerja Thiess.

"Mereka menghentikan bus atau mobil yang membawa pekerja lain. Lalu masuk dan mengumpulkan kimpernya. Padahal kimper itu syarat penting untuk bisa masuk ke lokasi kerja dan mengoperasikan alat. Tanpa kimper mereka tidak bisa bekerja di site," katanya.

Kepolisian memang belum memeriksa mendalam para pekerja yang dirampas kimpernya. Namun berdasarkan sampel, ada pekerja yang rela, ada pula yang terpaksa menyerahkan kimpernya. "Pengumpulan paksa kimper juga bisa merugikan pekerja, karena bila hilang mereka harus mengganti sekitar Rp 250.000," katanya.

Sugeng mengatakan pihak serikat pekerja sudah meminta penjelasan darinya. Dan ia pun memberikan penjelasan secara gamblang terkait pengamanan ketiga pekerja tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sementara masih terus kami dalami. Karena ketiganya tertangkap tangan saat naik ke bus maupun mobil. Yang terindikasi adalah perampasan dengan pemaksaan" katanya. (kholish chered)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas