Dua Makam Korban Gay Nganjuk Dibongkar
Dua makam korban Gay Nganjuk, Mujianto (24) alias Genthong akan dibongkar polisi guna keperluan otopsi.
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Wartawan Surya, Achmad Amru Muiz
TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Dua makam korban Gay Nganjuk, Mujianto (24) alias Genthong akan dibongkar polisi guna keperluan otopsi. Makam yang dibongkar, yakni makam Romadhon (55) asal Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi. Serta makam dengan nama korban Wiji Subekti (61) warga Mojoroto Gang VI Kota Kediri.
Wakapolres Nganjuk Kompol Guritno mengatakan, pembongkaran makam itu untuk kepentingan penyidikan.
“Tim dari Polda Jatim bersama tim Polres Nganjuk akan membongkar makam korban, atas seizin keluarga untuk melengkapi berkas penyidikan, untuk pelaksanaanya masih kami koordinasikan,” kata Kompol Guritno, di Mapolres Nganjuk, Selasa (21/2/2012).
Mujianto mengaku telah meracun 15 korban dan lima orang telah ditemukan tewas. Aksi peracunan tersebut lakukan karena Genthong merasa cemburu dengan Mr JS yang selama ini ia anggap sebagai istri.
Ke-15 orang yang ia racun, adalah teman dekat Mr JS. Sebelum diracun, korban diajak berhubungan badan dengan Mujianto. Setelah itu diajak jalan-jalan diberi makanan atau minuman yang sudah diberi racun tikus.