Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Citizen Reporter: Angin Itu Berputar Kencang Seperti Tornado

Saat ini saya baru bergabung bersama 18 kepala sekolah dan 54 guru kelas 1-3 dari 18 SD se-Kecamatan Panca Lautan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Citizen Reporter Sukardi* dari Sidrap

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini saya baru bergabung bersama 18 kepala sekolah dan 54 guru kelas 1-3 dari 18 SD se-Kecamatan Panca Lautan, Kabupaten Sidrap, Sulsel, yang sementara mengikuti Pelatihan Pembelajaran Tematik untuk guru kelas awal.

Pelatihan ini merupakan replikasi program Decentralized Basic Education (DBE) 2 USAID yang telah dikembangkan di Sidrap. Setelah membantu beberapa keluarga di Wettae yang kena bencana, hari ini saya bergabung dengan rekan kepala sekolah dan guru di SDN 1 Bilokka, Kecamatan Panca Lautan.

Saat kejadian kemarin kebetulan saya berada di rumah keluarga yang sementara melakukan akikah di Wettae. Tak terpikir bencana tersebut akan berlangsung beberapa saat kemudian. Suasana mencekam sudah terlihat sejak pukul 17.10 wita sore. Kejadiannya sangat cepat, awalnya terlihat angin yang berputar seperti angin tornado.

Awalnya cuma satu kemudian muncul satu angin tornado lagi. Satu berwarna putih, satu berwarna hitam. Kedua angin tornado tersebut bergerak dari arah utara menyapu ke daerah Sungai Sidenreng, perbatasan Kabupaten Wajo dan Sidrap.Dua angin tornado tersebut menyatu di atas Sungai Sidenreng, kemudian menghilang.

Angin ini terlihat sekitar 5 km dari daerah kejadian. Setelah sempat menghilang, angin tornado tersebut kemudian muncul lagi, tapi kali ini hanya angin tornado hitam. Angin itu kemudian bergerak ke arah timur, kemudian ke barat, dan kembali ke timur.

Saya kemudian buru-buru pulang ke rumah di Kelurahan Lajonga sekitar 1 km dari lokasi. Baru tiba di rumah, peristiwa tersebut telah menyapu rumah warga Wettae. Sekitar 57 rumah porak poranda. Saya kemudian kembali lagi ke lokasi membantu keluarga yang terkena musibah.

Rekomendasi Untuk Anda

*Sukardi adalah Ketua Pusat Sumber Belajar Gugus (PSBG) Harapan Jaya

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas