Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Developer Jambi Gigit Jari

Pengembang perumahan Jambi terpaksa gigit jari. Pasalnya, kuota penyaluran untuk FLPP atau lebih dikenal KPR subsidi dibatasi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: alfons nedabang

Pengembang perumahan yang enggan namanya disebut mengaku kecewa, keinginan bisa menjual rumah bersubsidi.

Beberapa waktu yang pihaknya sudah mengajukan ke BTN agar bisa mendapatkan KPR subsidi, namun ditolak dengan alasan kuota terbatas.
Ia mengaku belum tahu adanya peraturan baru dari pemerintah dalam hal memberlakukan kuota KPR subsidi ini. Meski demikian, ia akan terus menjajaki bank lainnya.

"Memang saat ini harga rumah yang kita tawarkan tidak masuk hitung-hitungan KPR subsidi karena harganya di atas Rp 70 juta. Kita mau menurunkan harga itu, tetap juga tidak bisa, karena kuota tadi, kita menjadi bingung sekarang, bagaimana bisa menjual rumah dan konsumen bisa terjangkau membelinya," ungkapnya.

"Perumahan yang kita ajukan itu memang perumahan proyek yang baru, kalau proyek yang lama memang kerja samanya sudah habis," tegasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas