Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BBM Langka Berimbas Pada Harga Sayuran

Harga sayuran di Pasar Liwa rata-rata naik hingga Rp 500 per ikat, Jumat (18/5/2012).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Sulis Setya Markhamah

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Harga sayuran di Pasar Liwa rata-rata naik hingga Rp 500 per ikat, Jumat (18/5/2012). Yakni seperti daun singkong, kangkung, pakis, bayam, genjer, dan sayuran ikat lainnya. Sebelumnya harga sayuran ini Rp 500 perikat, kini menjadi Rp 1.000 per ikat.

Sutinah, salah satu penjual sayuran di pasar tersebut mengatakan, kenaikan harga ini imbas dari langkanya bahan bakar minyak (BBM). "Harga bensin naik, nyarinya kan susah. Jadi untuk ongkos angkut sayuran juga turut naik," tutur dia kepada Tribunlampung.co.id.

Namun harga bisa dinego. Yakni untuk tiga ikat, dihargai Rp 2ribu. "Pinter-pinteran kita saja sebagai pembeli Mbak. Ditawar-tawar saja. Ini saya dapat sayuran tiga ikat, harganya Rp 2ribu. Untuk 5 ikat, Rp 3 ribu. Itupun nggak semua pedagang mau," kata Yanti, salah satu pembeli yang ditemui Tribunlampung.co.id.

Baca juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas