Disekap Sehari Semalam oleh Perampok
Nang Sari (34), warga Lorong Kedukan RT 07 Kelurahan Gunung Batu, Plaju Palembang, dirampok empat orang bersenjata api rakitan
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Nang Sari (34), warga Lorong Kedukan RT 07 Kelurahan Gunung Batu, Plaju Palembang, dirampok empat orang bersenjata api rakitan dan senjata tajam (sajam), Selasa (22/5/2012) sekitar pukul 23.00 WIB, di Jalan Tanjung Siapi-api Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.
Nang bahkan sempat disekap di dalam gudang selama tiga hari tiga malam oleh para pelaku.
Setelah terbebas dari perampok, Nang langsung pergi ke Mapolda Sumsel untuk melaporkan peristiwa yang ia alami, Rabu (23/5).
Ia datang ke Mapolda Sumsel dengan ditemani seorang rekan kerjanya.
Diceritakan Nang, keempat perampok datang saat ia sedang istirahat.
Tiba-tiba, dua diantara mereka menodongkan sajam dan senpi ke arah tubuh Nang. Nang pun tidak bisa bergerak.
"Saat saya diancam senpi dan sajam. Mereka mengambil semen, mesin genset, dan beberapa potong besi. Akibatnya, kami merugi sekitar Rp 25 juta," ujar Nang.
Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Laporan masih dalam penyelidikan anggota Reskrim Um Polda Sumsel.
Dari pengakuan pelapor dia mengenal salah satu pelaku perampokan itu. "Paling tidak setelah petugas menerima keterangan korban pelaku perampokan itu terungkap," ujarnya kepada Sripoku.com (grup Tribunnews.com).