2 Pemuda Cilacap Tewas usai Tenggak Miras Oplosan
Nasib naas menimpa Paiman (20) dan Ngadimin (21), warga Desa Pagubugan Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Watawan Tribun Jogja, Susilo Wahid
TRIBUNNEWS.COM, CILACAP - Nasib naas menimpa Paiman (20) dan Ngadimin (21), warga Desa Pagubugan Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Keduanya meregang nyawa akibat keracunan usai minum minuman keras (miras) oplosan.
Kejadian naas tersebut berawal ketika Ngadimin beserta kedua temannya, Suparman (21) dan Suyanto (21) berpesta miras di rumahnya pada Minggu (3/6/2012). Ketiganya pun mabuk-mabukan di rumah Ngadimin.
Tak cukup di rumah Ngadimin, ketiganya kemudian melanjutkan pesta miras di Pasar Karang Tawang bersama seorang rekan mereka dari Kecamatan Nusawungu, Cilacap bernama Paiman.
Dua hari kemudian, Paiman dan Ngadimin merasa pusing dan mual hingga muntah-muntah. Paiman kemudian segera dibawa keluarga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas untuk mendapatkan pertolongan, tetapi naas, nyawanya tak tertolong ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sementara itu, Ngadimin yang dibawa ke RSUD Cilacap meninggal dunia pada Rabu (6/6/2012) pagi.
Kapolsek Binangun, AKP Mashadi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, keduanya meninggal akibat miras oplosan.
"Mereka mengoplos minuman keras jenis Mc Donald yang dicampur dengan Kratingdaeng," kata Mashadi, Rabu (6/6/2012).
Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Suparman dan Suyanto dapat diselamatkan dan hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah, Cilacap.
"Atas peristiwa tersebut, kami akan terus melakukan penyelidikkan lebih lanjut," katanya.