Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

8 Korban Tewas Minibus Maut Dibawa ke Pematangsiantar

Warga Kota Parapat menyaksikan proses evakuasi Bus L-300 yang masuk jurang di Batu Gantung

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN, SIMALUNGUN - Warga Kota Parapat menyaksikan proses evakuasi Bus L-300 yang masuk jurang di Batu Gantung, Desa Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Kamis (28/6/2012).

Informasi yang dihimpun Tribun-medan.com di lapangan, dari 12 penumpang termasuk supir bus yang menuju Kota Medan ini delapan diantaranya meninggal dunia. Sementara empat korban hidup dan mengalami luka dievakuasi ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Parapat dan kemudian dibawa ke RS Vita Insani Pematangsiantar.

Empat korban hidup yaitu, Meinanur, Sakti, Arwan, Surwono. Tiga korban hidup telah dibawa ke Pematangsiantar sementara Surwono masih di Parapat. Namun, saat Surwono ditemui di RS, tidak mau berkomentar. "Saya sudah serahkan ke polisi, tanya saja mereka," katanya cetus sembari terkulai di tempat tidur.

Seperti disampaikan dr Menti Siburian yang ditemui Tribun-medan.com di rumah sakit korban meninggal tidak dibawa ke rumah sakit Parapat. Langsung dibawa ke Pematangsiantar.

Bus L300 yang masuk jurang sekitar pukul 05.00 WIB itu sekitar 300 meter masuk ke jurang. Sehingga menyulitkan proses evakuasi. Terlihat dari jauh, kondisi bus pecah, dan yang bisa masuk ke lokasi hanya tim evakuasi.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas