Tol Kualanamu Molor Hingga 2015
Bandara Kualanamu yang bakal rampung tahun 2013, ternyata tidak diikuti dengan
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Fahrizal Fahmi Daulay
TRIBUNNEWS.COM, KUALANAMU - Bandara Kualanamu yang bakal rampung tahun 2013, ternyata tidak diikuti dengan pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu yang molor dibangun pada 2015. Permasalahan anggaran dan pembebasan lahan yang belum selesai menjadi batu sandungan pembangunan bandara internasional tersebut.
Hal ini diutarakan oleh Risman Sibarani Kabid Pelaksana Balai Besar Jalan Nasional I Kementrian PU saat menerima rombongan DPD RI yang berjumlah 15 orang di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Jumat (6/7/2012).
“Untuk pembangunan tol, kita sudah ikat kontrak dengan Cina namun pembangunan fisiknya belum dikerjakan karena menunggu loan agreement sebesar 1,4 triliun dengan shering 10:90. Dimana 10 persen dari APBN dan 90 dari Cina (swasta),” kata Risman.
Sementara Joko Waskito Pimpinan PIU Kualanamun pembangunan Bandara Kualanamun sudah rampung 83 persen, sehingga pada maret 2013 sudah bisa diresmikan. ”Paling tidak bulan maret 2013 bandara kulanamu sudah bisa kita resmikan,” katanya di Bandara Kualanamu.
Untuk pembangunan sendiri sudah memakan dana anggaran sebesar 5,5 triliun yang terbagi dari APBN sebesar Rp 3,5 triliun dan dari PT Angkasa Pura II sebesar Rp 2 triliun.
Menurut Joko, diperhitungkan phase I stage I di Bandara Kualanamu akan mampu melayani kebutuhan per tahun 8 juta penumpang, 65 ribu ton kargo, serta pesawat sejenis B747-400 dengan jarak penerbangan langsung terjauh untuk penerbangan haji.
Sedangkan dalam rencana induk Bandara tersebut diperkirakan jumlah penumpang fase I sebesar 10,1 juta, fase II 15,2 juta dan fase III sebesar 22,1 juta penumpang per tahun.
Namun untuk pembangunan terminal penumpang fase I stage I akan dibangun untuk menampung penumpang sebesar 8 juta penumpang per tahun dengan luas terminal 90 ribu meter per segi.