Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bentrok Santri di Sumenep, Wakapolres Disandera

Seorang polisi dan beberapa santri terluka menyusul bentrokan tersebut.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dahlan Dahi

Kapolres bersedia menemui massa yang menyampaikan permintaan maafnya. "Kami secara pribadi minta maaf, atas kekhilafan saya. Dan selanjutnya untuk persoalan ijazah, akan dikonsultasikan dengan pejabat dari Polda Jatim," papar Dirin.

Aksi massa ini dilatarbelakangi penolakan ijazah Moh Azhari, yang hendak mendaftar jadi polisi. Tanpa alasan yang jelas, polisi menolak karena Azhari berasal dari Pondok Pesantren An-Nuqayah.

Polisi beralasan, ijazah  Ponpes An-Nuqayah tidak tercantum dalam daftar lembaga ponpes yang direkom Polda Jatim. Kendati ijazah Azhari sudah dikeluarkan Depag Jatim dan Sumenep dengan sekolah berstatus disamakan.(*) 

Berita Lain

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas