Buruh Laporkan Kapolres Sidoarjo Ke Propam
Dave Plastec dan PT Suns Engineering Sidoarjo saat melakukan mogok kerja, Rabu (25/7/2012).
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA- Para buruh PT Surya Dave Plastec dan PT Suns Engineering Sidoarjo mendatangi markas Polda Jatim, Senin (30/7/2012) siang.
Mereka datang untuk melaporkan peristiwa pembubaran paksa ratusan buruh PT Surya Dave Plastec dan PT Suns Engineering Sidoarjo saat melakukan mogok kerja, Rabu (25/7/2012).
Siang itu, 10 orang yang turut serta dalam laporan ini berjalan menuju ruang laporan Propam Polda Jatim, di gedung Reskrimsus Polda Jatim. Di sana mereka memberi keterangan satu persatu dengan didampingi pengacara kontras, Fatkhul Khoir.
Juru bicara para buruh, Tiolina Toriani Dameria mengatakan laporan ini sekaligus jawaban dari tantangan Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki untuk melaporkan tindak kekerasan ini ke Propam Polda.
Dia menyatakan tindakan represif ini mengakibatkan rekan-rekannya terluka dan pingsan. Diantaranya adalah Rini (23), Atul Farida (27), Suendah Prasetyo (25) yang pingsan karena aksi dorong-dorongan dengan petugas, Anisa (29) yang pingsan karena dengusan anjing di telinga. Serta Titik (21) yang dipukul Polwan.
"Kami memang dibubarkan secara paksa, bahkan pembubaran itu juga dilakukan dengan membawa anjing," kata Tiolina saat dijumpai Surya, Senin (30/7/2012).
Tiolina yang juga pengurus dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini menyatakan dalam laporan ini juga disertakan barang bukti berupa foto, rekaman dan rekam medik Klinik Laboratorum Medis Citra Gading Medika kejadian ini.
Jamaludin, pengurus FSPMI menambahkan pihaknya juga berencana mendemo Polda Jatim terkait peristiwa pembubaran paksa itu.
Ia mengatakan ada tiga tuntutan yang mereka inginkan setelah peristiwa ini, Kapolres Sidoarjo harus dicopot, Kapolsek Waru dicopot dan Kapolres harus minta maaf.
Sampai berita ini diturunkan, para buruh ini masih memberi keterangan di penyidik Propam Polda Jatim.