Jenis Makanan Diduga Jadi Penyebab Keracunan Satu Keluarga di Posong Temanggung, Mulut Berbusa
Satu keluarga asal Semarang ditemukan tewas di dalam tenda glamping Posong, Temanggung, dengan kondisi mulut berbusa dan tanpa tanda kekerasan.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Nuryanti
Ringkasan Berita:
- Satu keluarga beranggotakan empat orang ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping tempat wisata Posong, Temanggung.
- Polisi tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh korban maupun kerusakan di TKP.
- Polres Temanggung dan Bid Labfor Polda Jateng masih menunggu hasil autopsi serta uji laboratorium toksikologi.
TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah kasus keracunan makanan menunjukkan masih tingginya risiko keamanan pangan yang dapat berujung pada kematian.
Dugaan keracunan kembali mencuat setelah satu keluarga ditemukan meninggal dunia saat berwisata di Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Rabu (27/5/2026) sore.
Keluarga asal Kabupaten Semarang tersebut menyewa tenda Glamping Safari Nomor 3 dan menginap sejak Selasa (26/5/2026) malam.
Glamping adalah singkatan dari glamorous camping, yaitu konsep berkemah modern yang menggabungkan kenyamanan ala hotel dengan pengalaman menikmati alam terbuka.
Korban terdiri dari ayah, ibu serta dua anak laki-laki dengan identitas M Ali Munawar (52), Magfiroh Alvira (43), Bagas Amar Hakiki (21) dan Alfino Evan Hakim (16).
Penyebab tewasnya korban masih diselidiki Polres Temanggung dan menunggu hasil uji laboratorium toksikologi dari pihak rumah sakit.
Berdasarkan temuan awal, kondisi mulut korban berbusa serta tenda dalam kondisi rapi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan.
Baca juga: Kronologi Satu Keluarga Tewas di Tenda Kemping Temanggung Jateng, Polisi Duga Keracunan
“Proses otopsi sedang berproses di RSUD Temanggung untuk menentukan penyebab kematian dari peristiwa tersebut. Hari ini pula sedang dilakukan olah TKP oleh tim Bid Labfor Polda Jateng."
"Hasilnya kami masih lakukan analisis sebagai bagian dari penyelidikan,” paparnya, Kamis (28/5/2026).
Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, menjelaskan di dalam tenda ditemukan makanan barbeque yang dibawa dari luar tempat wisata.
"Untuk dugaan pasti penyebab kematian, kami belum berani mengonfirmasi karena saat ini proses autopsi masih berjalan."
"Begitu juga dengan pemeriksaan sampel makanan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jateng," tuturnya.
Penyidik juga tak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.