Sering Minum Vitamin B6? Waspadai Dosis Berlebih dan Ketahui Apa Saja Risikonya
Vitamin B6 harus dikonsumsi secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Jangan berlebihan mengonsumsinya.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Vitamin B6 dikenal memiliki manfaat untuk fungsi saraf, metabolisme tubuh, hingga daya tahan tubuh.
- Vitamin B6 harus dikonsumsi secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
- Gejala awal yang sering muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi vitami B adalah kesemutan atau mati rasa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsumsi suplemen semakin menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.
Salah satu nutrisi yang cukup banyak dikonsumsi adalah vitamin B6 karena dikenal memiliki manfaat untuk fungsi saraf, metabolisme tubuh, hingga daya tahan tubuh.
Namun, di tengah meningkatnya penggunaan suplemen, masyarakat juga perlu memahami bahwa konsumsi vitamin tidak selalu semakin banyak semakin baik.
Profesor Neurologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana sekaligus dokter spesialis saraf Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Prof. Rizaldy Taslim Pinzon, mengingatkan pentingnya penggunaan vitamin B6 secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Vitamin B6 Penting untuk Saraf dan Metabolisme Tubuh
Vitamin B6 merupakan nutrisi esensial yang memiliki peran penting untuk fungsi saraf, metabolisme, serta sistem kekebalan tubuh.
Kebutuhan harian orang dewasa berkisar antara 1,3 dan 2,0 mg per hari.
Pada umumnya, kebutuhan tersebut bisa dipenuhi melalui pola makan seimbang, seperti konsumsi
- daging unggas,
- ikan,
- telur,
- kentang,
- pisang, dan
- kacang-kacangan.
Namun, beberapa kelompok masyarakat berpotensi membutuhkan tambahan asupan melalui suplemen.
Kelompok tersebut meliputi ibu hamil dan menyusui, lansia, penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit ginjal kronis, pengguna obat jangka panjang terutama obat TB dan antikonvulsan, serta individu dengan gangguan penyerapan nutrisi.
Baca juga: 8 Manfaat Vitamin B Kompleks dan Sumber Makanannya
“Pendekatan yang tepat bukan menghindari suplemen, melainkan memastikan penggunaannya berbasis ilmu pengetahuan dan sesuai kebutuhan individu,” ujar Pinzon dalam keterangannya, Kamis, (28/5/2026).
Risiko Konsumsi Beberapa Suplemen Sekaligus
Menurut para neurologis atau dokter spesialis saraf, neuropati perifer, akibat vitamin B6 memang tergolong jarang.
Namun, kesadaran masyarakat terhadap dosis penggunaan semakin meningkat, terutama pada individu yang mengonsumsi lebih dari satu jenis suplemen secara bersamaan.
Situasi ini berpotensi membuat asupan vitamin B6 bertumpuk tanpa disadari.