425 Kios di Pasar Cijerah Bandung Ludes Dilahap Api
Si jago merah mengamuk Pasar Cijerah yang berada di kawasan Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon
Editor:
Yulis Sulistyawan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dicky Fajar juhud
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Si jago merah mengamuk Pasar Cijerah yang berada di kawasan Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, sekitar tujuh jam. 425 kios ludes, rata tanah oleh amukan api yang diperkirakan mulai membakar kios sekitar Rabu (8/8) pukul 02.00.
Api baru padam sekitar pukul 08.30 WIB. Tak ada korban jiwa namun kerugian dari kebakaran yang diduga akibat hubungan arus pendek ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Petugas pemadam kebakaran sulit menemukan lokasi air. Sedikitnya, 15 armada pemadam kebakaran dikerahkan pada proses pemadaman. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung mengerahkan 10 unit mobil, dua dari Cimahi, dua dari Kabupaten Bandung, dan satu dari Kabupaten Bandung Barat.
Teten (31), warga di sekitar lokasi, pertama kali melihat api dari bagian tengah pasar. Namun, api mulai membesar sekitar pukul 02.30 WIB.
"Awalnya itu di atas pasar sama lorong. Saya lihat ada asap. Pas dideketin, ada api di dalam pasar blok pakaian atau bakso," katanya di lokasi kejadian.
Erna Kurniasih (49), pedagang sayur Pasar Cijerah yang juga tinggal tak jauh dari pasar mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Saat itu, ia baru saja akan membuka lapak sayurnya. Erna menyebut kalau api bermula dari kantor pengurus pasar. Menurutnya di kantor tersebut terletak pusat aliran listrik. Diduga terjadi korsleting di tempat tersebut.
"Pertamanya kecil. Pas coba dimatiin apinya, malah gede sampai ngebakar saluran listrik di atasnya. Terus aja gede, ngerembet ke kios-kios," kata Erna.
Tak dipungkiri kalau saluran listrik tersebut sering korslet. Hanya para pedagang mengungkapkan, baru kali ini korslet yang mengakibatkan sampai kebakaran.
Kepanikan para pedagang tak terelakkan. Masing-masing berusaha menyelamatkan barang dagangannya. Terlebih saat terdengar suara ledakan keras disertai api ke arah angkasa sekitar pukul 03.30 WIB.
Bambang Sukardi, Camat Bandung mengatakan kios yang ada di pasar itu ada dua. Yakni pasar inpres dan pasar swadaya. Total kios pasar inpres ada 383 unit, sedangkan pasar swadaya ada 165 kios.
"Yang tercatat, kios pasar inpres yang terbakar ada sekitar 260 kios. Pasar swadaya seluruhnya yang terbakar yaitu 165 kios," ujar Bambang yang ikut sibuk melakukan pendataan di lokasi kejadian.
Disebutkan Bambang, pasar inpres merupakan bangunan permanen. Sedangkan pasar swadaya yang dibangun semi permanen.
Bella Bhakti Nagara, salah seorang petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung mengungkapkan, proses pemadaman kebakaran itu sedikit terkendala pasokan air. Tak tangung-tanggung, para petugas harus mengambil air cukup jauh dari hydrant di kawasan Dago dan Supratman.