Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puluhan Warga Jambi Batal Mudik

Penipuan dengan modus travel dan rental mobil fiktif terjadi di Kota Jambi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Budi Prasetyo

Polisi Kejar Siang Malam

KAPOLSEK Kota Baru AKP Gadug Kurniawan ketika dikonfirmasi Tribun, mengatakan ada adanya laporan dari sejumlah korban penipuan tersebut. "Ya, ada kita terima laporan dari korban beberapa waktu lalu," katanya, kemarin.

Ditambahkan Panit I Reskrim Polsek Kota Baru, Buhori, pihaknya sudah banyak mendapatkan laporan dari korban penipuan tersebut. "Rental Mustika itu sudah banyak korban, semua yang melapor sudah kami data, sudah sepuluhan," katanya

Dikatakannya, laporan pertama di Mapolsek Kota Baru diterima 14 Agustus 2012. Awalnya enam orang yang melapor dan diterima dua orang, karena modus dan tersangkanya orang yang sama. "Kami terima dua orang, karena tersangka itu juga, modusnya sama, hanya korban yang beda," ungkapnya.

Dikatakan Buhori, tersangka saat ini menjadi buronan polisi. Dari keterangan korban nama tersangka sering ganti, di antaranya, Yudi, Sadam, dan Zaidan.
Polisi juga meminta korban untuk saling mencari informasi keberadaan tersangka itu.

"Dalam laporan korban janjinya mulai tanggal 15 Agustus orang sudah mulai memakai mobil rentalnya, namun tanggal 14 tersangka sudah hilang. Awalnya masih bisa dihubungi nomor HP-nya, karena banyak yang menghubungi marah-marah HP-nya tidak aktif lagi," katanya.

Kasus ini terus diproses, polisi masih mencari jejak tersangka untuk ditindaklanjuti. "Polsek masih melacak, anggota terus bergerak siang malam. Kami mau cari KTP sama KK-nya, rumah kontraknya sudah kosong," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Buhori, di samping modus penipuan, hal ini juga sudah meresahkan masyarakat. Korban terpaksa tidak bisa pulang ke daerahnya. "Orang mau cari mobil lain juga sudah tidak dapat lagi sekarang ini," katanya.

Dari pantauan Tribun, rumah kontrakan RT 7 Kelurahan Simpang Tiga Sipin, tampak sudah kosong. Pintu pagar sudah digembok besi. Hanya tampak spanduk rental yang masih terpampang di pagar besi itu.

Menurut warga sekitar Azhari Rawan, yang rumahnya bersebelahan, sudah beberapa hari ini tidak ada lagi penghuni rumah itu. Diakuinya sejak awal puasa rumah itu dikontrak oleh lelaki.

Namun ia tidak mengenal secara persis siapa lelaki itu. Karena tidak pernah berkomunikasi. Dikatakannya, dulunya malam hari rumah itu menjadi tempat berkumpul para lelaki.

"Biasanya malam ramai orang minum-minum di sana, tapi kalau siang tidak," ujarnya. Ia mengatakan sebelumnya juga sudah ada orang yang tertipu dengan modus rental mobil, yang datang tapi rumah sudah kosong. (hdp)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas