Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ibu Melati Lihat Ada Noda Darah di Celana

Orangtua Melati (bukan nama sebenarnya) cemas saat anaknya yang pamit dari rumah untuk mengikuti

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi S

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Orangtua Melati (bukan nama sebenarnya) cemas saat anaknya yang pamit dari rumah untuk mengikuti rapat persiapan hajatan di tetangganya, Kamis (30/8/2012) malam, tak kunjung pulang. Akhirnya ayah Melati mencari keberadaan Melati dan tidak menemukannya.

Saat mencari, ayahnya melihat Melati berlari ke arah rumahnya. Akhirnya Melati ditanya darimana hingga pulang larut malam. Namun Melati masih menutupi dan berbohong kepada orangtuanya mengenai perlakuan Hendi yang menyetubuhinya

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Sigit Eliyanto melalui penyidik PPA Polres Belitung, Briptu Pingki Ajeng seizin Kapolres Belitung AKBP Dian Harianto mengatakan, korban (Melati) mengaku kepada orangtuanya dari rumah saudaranya. Namun ternyata setelah dicek ke saudaranya oleh orangtuanya, Melati tidak ke rumah saudaranya malam itu.

"Bapaknya ini tanya ke saudaranya, tapi katanya sudah dari sore tidur. Ibu korban lalu masuk ke kamar korban, saat itu korban sudah ganti celana. Ibunya melihat ada darah di celana itu. Padahal jadwal haid Melati berbarengan dengan ibunya, ini membuat ibunya curiga," papar Ajeng kepada bangkapos.com, Minggu (2/9/2012).

Orangtua Melati  kemudian terus mendesak anaknya itu untuk mengatakan sejujurnya tentang apa yang telah dialaminya. Akhirnya Melati mengakui bahwa dirinya telah melakukan hubungan suami istri dengan Hendi.

Tak lama, orangtua Melati meminta pertanggungjawaban Hendi. Namun karena usia Melati masih belia, maka diputuskan Hendi mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan,  nasib malang dialami Melati (11), bukan nama sebenarnya. Siswi SMP di Tanjungpandan diperkosa seorang laki-laki yang baru dua kali ditemuinya. Belakangan diketahui pelaku pemerkosaan terhadap Melati adalah seorang kurir Kantor Pos Indonesia cabang Tanjungpandan bernama Hendi (21), warga Jalan Akil Ali RT 49/19, Desa Pangkallalang, Tanjungpandan.

Hendi mengakui perbuatan bejatnya terhadap Melati yang berlangsung, Kamis (30/8/2012). Ia melancarkan aksi bejatnya di sebuah lahan kosong di dekat Pelabuhan Ayam Merak yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.

Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas