Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemprov Jatim Siapkan Perumahan Bagi Warga Sampang

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan perumahan sementara bagi para pengungsi korban kekerasan di Sampang, Madura

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan perumahan sementara bagi para pengungsi korban kekerasan di Sampang, Madura, Jatim. Lokasi perumahan tersebut berada di Kabupaten Sampang. Diharapkan solusi ini disetujui para pengungsi karena kondisi penampungan saat ini dinilai sangat memprihatinkan.            

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo saat rapat Penanganan Konflik Sampang di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (8/9/2012).            

Soekarwo mengatakan, solusi ini merupakan opsi yang terbaik mengingat sampai saat ini pengungsi belum mau menerima tawaran Pemprov Jatim untuk pindah sementara ke Rumah Susun di Jemundo, Sidoarjo. "Langkah ini sebagai bukti bahwa pemerintah bukan bermaksud merelokasi, tapi murni atas rasa kemanusiaan," katanya.        

Lokasi perumahan akan disurvei terlebih dahulu oleh Pemkab Sampang, kemudian secepatnya pengungsi dipindahkan karena kondisi mereka banyak yang terserang penyakit seperti flu, batuk, dan diare, Bahkan ada yang terserang wabah tomcat.

"Bupati Sampang menargetkan satu minggu untuk penentuan lokasinya" kata Soekarwo.           

Para pengungsi diupayakan dapat tinggal dalam satu kompleks perumahan, untuk memudahkan pengawasan dan lebih terjamin keamanannya. "Jadi bukan membangun perumahan baru. Tapi menyewa rumah-rumah yang belum terjual dari pengembang, kemudian Pemprov Jatim menanggung biaya sewanya," lanjutnya.     

Selain menyiapkan perumahan, juga menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Jatim melalui Kantor Kemenag Sampang dan IAIN Sunan Ampel Surabaya untuk melakukan pendekatan sekaligus mediasi terhadap pihak yang bertikai. "Ini sebagai solusi secara keagamaan" ucapnya.            

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Bupati Sampang mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendekatan kepada Tajul Muluk dan jamaahnya agar menyetujui solusi pindah sementara ke perumahan yang disiapkan pemerintah. "Paling utama pengungsi segera memperoleh tempat tinggal yang layak," katanya.

Berita Terkait: Kerusuhan Sampang

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas