Bentrokan di Senama Nenek Kembali Pecah
Masyarakat adat di Kenegerian Senama Nenek, Tapung Hulu, tersulut emosi, Selasa (30/10/2012). Akibatnya, satu unit mobil milik PTPN V
Tayang:
Editor:
Anwar Sadat Guna
Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Syaifuddin, menyorot tajam perilaku PTPN V.
"Siapapun menyuruh memanen, apakah dari dalam maupun luar PTPN V, itu namanya provokator," tegasnya.
Ia menjelaskan, kepolisian harus mengungkap siapa yang memerintahkan aktivitas itu dan memprosesnya secara hukum. Ia mengatakan, polisi harus bekerja profesional.
"Jangan ketika masyarakat memanen, ditangkap. Tapi PTPN V yang memanen dan melanggar kesepakatan, tidak ditangkap," kata Syaifudin.
Kepada Tribun, ia mengaku telah mengirim Layanan Pesan Singkat (SMS) kepada Kapolres Kampar, AKBP Trio Santoso meminta pengamanan ditingkatkan agar bentrokan tidak terjadi lagi. "Saya dengar informasi, pemanenan itu tidak murni karyawan," pungkasnya.
Sumber: Tribun Pekanbaru
Berita Populer