Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SYL Lolos Dari Lemparan Bom

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) lolos dari bahaya maut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan  Reporter  Tribun Timur  Adin Syekhuddin

TRIBUNNEWS.COM  MAKASSAR  -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) lolos dari bahaya maut yang mengancam dirinya saat dirinya bersama ribuan warga Makassar usai mengikuti jalan santai yang diselenggarakan DPD II Partai Golkar Makassar, Minggu (11/11/2012) di Makassar.

Berawal saat Syahrul di atas panggung menyanyi bersama warga yang juga peserta jalan santai with komandan, di depan Monumen Mandala. Tiba-tiba, ada seorang pemuda melemparkan benda padat dan berasap ke arah panggung dimana Syahrul bersama elite parpol Golkar.

Belum sempat benda yang diduga bom tersebut meledak, massa yang ada di depan panggung sudah melompati lelaki berusia sekitar 24 tahun ini dan memassanya. Tak ayal pemuda tersebut harus menerima kondisi babakl belur di sekujur wajahnya.

Setelah digeledah dompet dan tasnya, lelaki tersebut bernama Lukman Rahim, kelahiran tahun 1989. Informasi yang diperoleh, di dalam tas Lukman tersebut ditemukan juga bom rakitan dengan daya ledak tinggi. "Bukan hanya itu, di tangan pelaku juga ditemuka senjata api yang nomor serinya dikaburkan," ujar Tim Hukum pasangan Syahrul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang (Sayang), Amirullah Tahir saat menggelar keterangan pers di SYL Media Center, Minggu (11/11/2012).

Menurut Amirullah yang didampingi Juru Bicara Sayang Maqbul Halim dan Koordinator Keamanan Jalan Santai With Komandan Juniar Arge, upaya tersebut sudah dipastikan adalah sebuah upaya pembunuhan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Karena sudah jelas membawa pistol atau senjata api, kemudian sempat melemparkan ke arah pak gub," jelas Amirullah.

Rekomendasi Untuk Anda

Baik Amirullah maupun Maqbul Halim sama-sama meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas siapa pelaku dan dalang dari aksi terorisme tersebut. "Kami mohon kepada pihak kepolisian supaya bisa melakuan pengusutan secara cepat. Dan ini juga memberikan bukti bahwa sudah saatnya para kandidat mawasdiri beserta tim-timnya," kata Amirullah.

Baca  Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas