Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rumah Kontrakan Anggota Dewan Diserang

sekitar pukul 19.30 Wita. Semua kaca jendela pecah terkena batu yang dilempar warga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Kapolsektif Loura, Kompol Antonia Pah mengatakan, polisi berhasil mengendalikan situasi di tempat kejadian.

Ia menghimbau agar warga menahan diri. Polisi akan terus menyelidik, apalagi sudah ada laporan sehingga jika ada pihak yang terbukti bersalah akan diproses.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten SBD, Geby Pira menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan sekelompok warga. "Kita menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok warga yang tidak bertanggung jawab. Semestinya kalau ada hal-hal yang dirasakan tidak sesuai harapan, masyarakat tidak perlu kuatir tinggal mendatangi kantor DPRD untuk sampaikan aspirasi. Kami di DPRD sangat terbuka merespon setiap aspirasi masyarakat," katanya.

Ia yakin peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan tugas mereka sebagai wakil rakyat.

"Meskipun motifnya belum diketahui tetapi saya melihat ini semata-mata tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mencintai kerukunan antar warga yang belakangan ini semakin kuat di SBD. Tentu kita merasa yakin aparat Polsektif Laura akan mengusut tuntas kasus kekerasan tersebut dan memprosesnya sesuai hukum yg berlaku," ujar Geby.

Thomas Tanggu Dedo belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali menghubungi nomor hand phone-nya namun tidak tersambung.*

Baca   Juga  :

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas